News
·
20 Agustus 2020 13:09

Wawalkot Bandung soal Penerbangan Jet di Bandara Husein: Kebangkitan Wisata

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Wawalkot Bandung soal  Penerbangan Jet di Bandara Husein: Kebangkitan Wisata (148614)
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana meninjau operasional pesawat jet di Bandara Husein Sastranegara Bandung. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana didamping Kepala Dinas Pariwisata Pemkot Bandung Kenny Dewi Kaniasari memantau operasional kembali pesawat jenis jet di Bandara Husein Sastranegara Bandung. Pesawat jet yang kembali beroperasi berasal dari maskapai Lion Air.
ADVERTISEMENT
Dengan operasional kembali pesawat jet, Yana berharap sektor pariwisata di Bandung kembali dapat menggeliat. Diketahui, pesawat jenis jet di Bandara Husein Sastranegara mulai berhenti beroperasi pada bulan Juli 2019 lalu karena adanya penataan rute penerbangan oleh Kementerian Perhubungan. Operasional dipindah ke Bandara Kertajati, Majalengka.
"Apresiasi penerbangan perdana dengan pesawat berbadan lebar dari Makassar dan ternyata Alhamdulillah okupansi penumpangnya juga cukup banyak ya, jadi mudah-mudahan kebangkitan pariwisata lokal," kata dia.
Yana mengakui dengan tiadanya operasional pesawat jet yang mendarat dan terbang dari Bandara Husein, sektor wisata di Kota Bandung turut terkena imbas. Akan tetapi, dia tak merincikan angka penurunan jumlah wisatawan yang dimaksud.
"Jujur memang pariwisata kita terdampak, kalaupun ada wisatawan lokal itu, dia harus dulu ke Kertajati dan perlu transportasi waktu lagi mungkin saja dia akhirnya di sekitar Kertajati wisatanya," ucap dia.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Kenny mengakui penurunan yang terjadi imbas tiadanya operasional pesawat jet. Jika dihitung sejak bulan Juli 2019 hingga Maret 2020 atau sebelum pandemi merebak, penurunan jumlah wisatawan bisa menyentuh angka 80 persen.
"Drop-nya udah hampir 80 persenan, yang tadinya rata-rata terakhir di tahun 2019 itu di 7,9 juta, nah itu menurun dari ketika sebagian rute jet ini dipindah ke Kertajati," ujar dia.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)