Kumplus LIPSUS- Taliban Afghanistan

Wawancara Eksklusif JK: Taliban Tak Kuat-Kuat Amat, Tapi Hebat Berdiplomasi (4)

23 Agustus 2021 9:02
ยท
waktu baca 10 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Sejak 2018 Jusuf Kalla sudah menjadi juru lobi antara pemerintah Afghanistan dan Taliban. Dengan Taliban saja, JK sudah empat kali bertemu. Ia bahkan sempat mengajak pemimpin Taliban, Mullah Baradar, berjalan kaki ke Masjid Sunda Kelapa dari rumah dinas Wapres demi memberi pemahaman bahwa Islam tak melulu konservatif.
Proses negosiasi pun tak selalu mulus. Pemerintah Afghanistan dan Taliban sering ngeyel-ngeyelan saat proses lobi. Namun, dalam wawancara eksklusif dengan kumparan, Kamis (19/8), JK memuji ampuhnya strategi diplomasi Taliban--bukan kekuatan militer--yang menjadi kunci jatuhnya Kabul.
Lalu bagaimana cerita JK saat menjadi juru lobi dalam konflik Afghanistan dan Taliban? Apa saja cerita-cerita yang disampaikan pemimpin Afghanistan dan Taliban ke Wapres RI ke-10 dan 12 ini?
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparan+
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparan+
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
Konten Premium kumparan+
Taliban kembali menguasai Afghanistan setelah 20 tahun digempur Amerika. Hanya dalam hitungan pekan, mereka menaklukkan seantero negeri. Bagaimana bisa? Dan bagaimana sikap Indonesia yang selama ini menjembatani dialog Taliban-pemerintah Afghanistan?