WHO: Angka Kematian Akibat COVID-19 Sepanjang Tahun 2022 Capai 1 Juta Orang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. Foto: AFP/PIERRE ALBOUY
zoom-in-whitePerbesar
Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. Foto: AFP/PIERRE ALBOUY

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan angka kematian yang disebabkan oleh infeksi virus corona di seluruh dunia sepanjang tahun ini telah melebihi satu juta orang.

Informasi itu disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah briefing yang digelar pada Kamis (25/8) di Jenewa.

“Minggu ini, kita melewati tonggak tragis satu juta kematian yang dilaporkan sepanjang tahun ini,” kata Ghebreyesus, seperti dikutip dari TASS.

Ghebreyesus menekankan, komunitas global sebenarnya memiliki semua instrumen yang diperlukan untuk mencegah bertambahnya angka kematian tersebut.

“Kita tidak bisa mengatakan bahwa kita sedang belajar hidup dengan COVID-19 ketika satu juta orang telah meninggal karena COVID-19 tahun ini saja,” tegas dia.

Ia pun mendesak semua pemerintah di seluruh dunia untuk semakin menggiatkan cakupan vaksinasi terhadap seluruh petugas kesehatan, orang lansia, dan kelompok-kelompok rentan lainnya.

“Setiap negara harus berkeinginan dan memiliki ambisi untuk meningkatkan cakupan vaksin minimal 70 persen dari populasi mereka,” pungkas Ghebreyesus.

Lebih lanjut, ia mengatakan sepertiga dari populasi dunia masih belum menjalani vaksinasi.

“Dua pertiga petugas kesehatan dan tiga perempat orang yang lebih tua belum divaksin,” kata Ghebreyesus.

Berdasarkan laporan yang diterima WHO hingga Rabu (24/8) pekan ini, tercatat sejumlah 595.219.966 infeksi virus corona menjangkit masyarakat di seluruh dunia dan 6.453.458 kasus kematian yang disebabkan oleh COVID-19 sejak awal pandemi.