WHO: Vaksin Corona Tidak Mengakhiri Pandemi

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus. Foto: REUTERS/Denis Balibouse
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus. Foto: REUTERS/Denis Balibouse

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyambut baik pengumuman Moderna terkait pengembangan vaksin virus corona. Meski demikian, Tedros memastikan adanya vaksin tidak membuat pandemi otomatis berakhir.

Keterangan tersebut disampaikan Tedros usai Moderna menyatakan vaksin yang dikembangkannya 94,5 persen efektif mencegah virus corona .

“Sebuah vaksin tidak akan mengakhiri pandemi,” ucap Tedros seperti dikutip dari AFP.

Tedros mengatakan, ketika vaksin sudah bisa dipakai maka pendistribusian terbatas akan difokuskan ke tenaga medis dan kelompok paling rentan. Oleh sebab itu, tidak semua lapisan masyarakat yang bisa langsung mendapat vaksin.

embed from external kumparan

Dia menjelaskan, pemberian kepada tenaga medis dan kelompok paling rentan ditujukan untuk membantu rumah sakit menangani corona. Lantaran belum semua menerima, WHO meminta warga tetap waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Virus masih punya banyak ruang untuk berkembang.

--Dirjen WHO

Sementara itu, Moderna menjadi vaksin kedua i AS yang mengumumkan tingkat efektivitas di atas 90 persen. Sebelumnya pabrikan Pfizer mengumumkan hal serupa.

Moderna sendiri menyampaikan efektivitasnya setelah menyelesaikan uji klinis terhadap 30 ribu relawan. Sebanyak 20 juta vaksin Moderna rencananya akan didistribusikan di AS pada akhir tahun ini.