Wisuda Sarjana UGM Diwarnai Doa untuk Argo, Mahasiswa FH yang Tewas Ditabrak
·waktu baca 2 menit

Universitas Gadjah Mada (UGM) mengadakan Wisuda Program Sarjana dan Sarjana Terapan Periode III Tahun Akademik 2024/2025 Grha Sabha Pramana, kampus UGM di Bulaksumur, Sleman, DIY, Rabu (28/5).
Wisuda ini diwarnai dengan doa untuk Argo Ericko Achfandi, mahasiswa Fakultas Hukum UGM angkatan 2024 yang tewas ditabrak pengemudi BMW saat mengendarai motor Vario.
Pengemudi BMW tersebut, Christiano Tarigan, adalah mahasiswa IUP FEB UGM dan kini telah berstatus tersangka. Adapun kecelakaan itu terjadi di Jalan Palagan, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Sabtu (24/5) dini hari.
Doa untuk Argo ini merupakan buah ajakan dari Faiza Salsabila Rahmah, wisudawan dari Program Studi Agronomi Fakultas Pertanian. Faiza dalam wisuda ini bertugas sebagai wakil wisudawan yang menyampaikan pidato sambutan.
"Sebelumnya, sebelum saya menyampaikan sambutan pada pagi ini, izinkan saya mengajak hadirin dan teman-teman untuk menundukkan kepala dan juga melapangkan waktu untuk mendoakan sahabat kita Argo Ericko Achfandi dari Fakultas Hukum, sebuah cahaya kecil yang mungkin terlalu cepat untuk redup,” kata Faiza dengan nada menahan haru.
“Berdoa dimulai,” lanjut Faiza sembari menundukkan kepala dan berdoa. Hal serupa dilakukan oleh para wisudawan.
“Berdoa dicukupkan. Terima kasih,” kata Faiza sejurus kemudian. Setelah itu Faiza membacakan pidato sambutannya.
Dalam kasus kematian Argo, polisi menjerat Christiano dengan Pasal 310 Ayat 4 UU Lalu Lintas Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009, ancaman hukumannya 6 tahun penjara.
Kasus Argo ini mendapat perhatian serius sivitas akademika UGM. Bahkan muncul tagar #JusticeforArgo.
