WN Australia & 2 Anaknya Tewas di Bali: Bapak Diduga Bunuh Anak lalu Bunuh Diri

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi meninggal. Foto: wisely/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi meninggal. Foto: wisely/Shutterstock

Seorang pria warga negara Australia berinisial SDJ (57) ditemukan tewas bersama dua anaknya WNI berinisial ADS (10) dan LKS (3), di sebuah bungalow di Kabupaten Badung, Bali, Minggu (13/9).

SDJ ditemukan dalam kondisi tergantung. Sementara kedua anaknya yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan ditemukan tergeletak di lantai kamar.

Ketiga korban ditemukan sekitar pukul 10.14 WITA setelah istri SDJ yang berada di Jakarta meminta bantuan warga untuk mengecek kondisi suami dan kedua anaknya. Ketiganya diketahui tinggal di bungalow tersebut dengan status kontrak sejak 2022 hingga 2029.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo D Simatupang mengatakan informasi awal mengenai kondisi korban diterima sekitar pukul 08.30 WITA. Saat itu, salah seorang saksi, Nur Khamid (51), mendapat telepon dari seseorang yang mengaku sebagai istri korban.

"Dalam sambungan telepon tersebut, saksi diminta membantu mengecek kondisi suami dan kedua anaknya yang tinggal di bungalow karena tidak dapat dihubungi," kata Leonardo dalam keterangannya, Senin (14/9).

Sebelumnya, SDJ tinggal di bungalow tersebut bersama istri dan kedua anaknya. Namun, sekitar empat hari sebelum kejadian, istrinya berangkat ke Jakarta.

Setelah menerima telepon, Nur mendatangi bungalow dan mencoba melihat ke dalam melalui jendela. Namun, tidak terlihat aktivitas dari dalam rumah.

Nur kemudian menemui pemilik bungalow. Keduanya kembali mengecek kondisi rumah, tetapi tetap tidak melihat adanya aktivitas.

Pemilik bungalow selanjutnya menghubungi Kelian Lingkungan. Beberapa menit kemudian, Kelian Lingkungan bersama sejumlah tetangga mendatangi lokasi.

Warga sempat mengetuk dan memanggil penghuni dari luar, tetapi tidak mendapat respons. Karena khawatir terjadi sesuatu, warga akhirnya membuka pintu secara paksa.

"Karena khawatir terjadi sesuatu, pintu akhirnya dibuka secara paksa," kata Leonardo. Hingga kemudian diketahui tiga orang telah meninggal dunia.

Anak Diduga Dibekap dan Dicekik

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Tim Identifikasi Polresta Denpasar.

Berdasarkan pemeriksaan luar terhadap tubuh ketiga korban, polisi menduga kedua anak SDJ meninggal akibat dibekap dan dicekik. Sementara SDJ diduga meninggal akibat bunuh diri.

"Untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban perlu kiranya dilakukan autopsi jenazah," kata Leonardo.

Jenazah ketiga korban telah dievakuasi ke RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah.