WNI Terjangkit Virus Corona di Singapura Dalam Keadaan Stabil

Warga negara Indonesia yang terjangkit virus corona di Singapura dilaporkan dalam keadaan stabil. Sementara itu, penderita virus ini di Singapura terus bertambah, dua orang dilaporkan kritis.
"Saat ini WNI tersebut masih menjalani perawatan di ruang isolasi di Singapore General Hospital dan dalam keadaan stabil," ujar pernyataan Kedutaan Besar RI (KBRI) di Singapura, Jumat (7/2).
Sampai saat ini, pihak Singapura masih merahasiakan identitas WNI tersebut dengan dasar hak-hak privasi. WNI itu diketahui berusia 44 tahun yang bekerja sebagai pekerja migran dan tidak memiliki riwayat bepergian ke China.
Dia adalah satu dari tujuh warga Singapura yang tertular virus corona di luar China. WNI tersebut tertular dari majikannya yang bekerja di toko obat yang kerap didatangi turis China. Ikut mengidap virus corona adalah suami dan anak majikan WNI itu yang baru berusia 6 bulan.
"KBRI terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pihak berwenang terkait, termasuk pihak rumah sakit dan MOH terkait kondisi WNI yang bersangkutan," lanjut KBRI Singapura. MOH adalah singkatan dari Kementerian Kesehatan Singapura (MOH).
Mengutip Channel News Asia, hingga saat ini sudah ada 30 orang di Singapura yang terjangkit virus corona. Dua di antaranya dilaporkan dalam kondisi kritis dan telah dilarikan ke ruang ICU.
WHO saat ini tengah menyelidiki sebuah konferensi yang dihadiri warga dari Wuhan, China. Beberapa orang yang datang ke konferensi itu turut tertular virus corona, di antaranya adalah warga yang telah pulang ke Korea Selatan.
Virus ini memang belum ada obat dan vaksinnya, namun bukan mustahil bisa disembuhkan dengan perawatan yang tepat. Di Singapura ada satu orang yang dinyatakan sembuh dari virus corona, yakni pria Wuhan berusia 35 tahun.
Dia keluar dari rumah sakit pada Selasa lalu setelah tes berulang kali selama tiga hari menunjukkan negatif virus.
Data saat ini menunjukkan pasien meninggal akibat virus corona di China dan beberapa negara mencapai 636 orang. Sementara jumlah yang terjangkit sudah lebih dari 31 ribu orang di China dan 24 negara.
Di Singapura masih ada 147 suspect virus corona yang menunggu hasil pemeriksaan. Sebelumnya Singapura sudah memeriksa 310 orang, dan hasilnya negatif.
KBRI mengimbau WNI di Singapura untuk tetap waspada, menjaga kesehatan, dan kebersihan, dan memperhatikan imbauan yang dikeluarkan Pemerintah Singapura melalui jalur resmi Pemerintah. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi MOH general enquiry hotline di nomor 63259220.
"Adapun untuk kontak darurat dari Pemerintah Singapura yaitu Singapore Civil Defense Force Emergency Ambulance di 995 dan fasilitas kesehatan untuk penanganan coronavirus yang dapat menjadi rujukan antara lain National Center for Infectious Disease (NCID) Singapura dan Singapore General Hospital," ujar KBRI.
