Xi Jinping Penuhi Undangan Biden, Akan Hadiri KTT Virtual Bahas Perubahan Iklim

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim yang dipimpin Amerika Serikat pada Kamis (22/4), akan menjadi momen pertemuan perdana Presiden AS Joe Biden dengan Presiden China Xi Jinping usai pelantikan Biden sebagai presiden.
Xi Jinping akan menghadiri konferensi tersebut atas undangan langsung dari Biden.
Dikutip dari Reuters, Biden mengundang puluhan pemimpin negara lainnya untuk menghadiri KTT yang digelar 2 hari secara virtual mulai Kamis. Biden membawa AS kembali bergabung dalam Perjanjian Paris 2015 tentang Perubahan Iklim.
“Presiden Xi Jinping akan menghadiri konferensi tersebut lewat video dan akan menyampaikan sebuah pidato yang penting,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying, pada Rabu (21/4).
China dan AS memang sudah bentrok dalam berbagai hal, mulai dari tuduhan pelanggaran hak asasi manusia hingga pengaruh ekonomi China terhadap negara-negara lain di dunia.
Pejabat pemerintahan AS dan China pada bulan Maret lalu mengadakan pertemuan tingkat tinggi secara langsung pertama yang berlokasi di Alaska, AS.
Namun, pertemuan tersebut tidak menghasilkan terobosan diplomatis apa pun.
Meski memiliki banyak perbedaan kepentingan, nyatanya kedua negara menemukan satu kesamaan kepentingan, yaitu keduanya berusaha melawan perubahan iklim global.
Seperti diketahui, China dan AS merupakan dua negara penyumbang emisi gas rumah kaca terbesar di Bumi.
Pekan lalu, Delegasi AS untuk Perubahan Iklim, John Kerry, mengunjungi Shanghai. Pertemuan untuk membahas perubahan iklim tersebut merupakan kunjungan level tinggi pertama ke China oleh pejabat pemerintahan Biden.
Dari pertemuan tersebut, keduanya sepakat untuk mengurangi emisi karbon lewat aksi-aksi nyata di dekade 2020.
