Yandri Lapor Dasco: Desa Sukawangi di Bogor 100% Hutan, Kalau Garap Ditangkap

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana audiensi Pimpinan DPR dan perwakilan Konsorsium Pembaruan Agraria di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (24/9/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana audiensi Pimpinan DPR dan perwakilan Konsorsium Pembaruan Agraria di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (24/9/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDTT), Yandri Susanto melaporkan soal Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, di Bogor yang 100 persen merupakan kawasan hutan.

Awalnya Yandri mengungkap ke pimpinan DPR seperti Sufmi Dasco Ahmad hingga Saan Mustopa, ada 3.000 desa di Indonesia masuk kawasan hutan.

"Izin pimpinan, dari data kami memang data bisa diperdebatkan, bahwa data kami sekarang hampir 3000 desa itu masuk kawasan hutan. Artinya desanya kawasan hutan semua, bayangkan ini, Pak Dasco," kata Yandri saat menerima perwakilan Buruh Tani yang berdemo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/9).

"Desanya ada, penduduknya ada, KTP-nya ada, ikut pemilu, tapi desanya kawasan hutan semua."

Setelah itu Yandri menyinggung soal Desa Sukawangi. Katanya, warga sana tak bisa menggarap apa-apa.

"Contoh yang paling dekat dengan Jakarta, yaitu Desa Sukawangi, enggak jauh dari kita dekat Jonggol sana, 100 persen desanya itu kawasan hutan," katanya.

"Dan mereka gak bisa garap apa-apa, kalau garap ditangkap, sudah 4 orang ditangkap," sambung dia.

Peta Desa Sukawangi. Foto: Google Maps diolah kumparan

Selain desa di kawasan hutan, Yandri juga menyorot banyaknya desa yang berhimpitan langsung dengan hutan.

"Kemudian ada hampir 16 ribu desa yang berhimpit dengan hutan. Ini rumah, belakangnya sudah hutan. Jadi Pak Dasco, mereka enggak bisa garap bahkan untuk nyari lahan kuburan pun gak bisa," tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDesa) Provinsi Jabar, Mochamad Ade Afriandi, langsung turun ke desa tersebut untuk mengumpulkan informasi, Senin (22/9).

Meski Yandri menyebut nama "Desa Sukawangi", tapi sekarang ini namanya sudah pecah menjadi 3 nama: Desa Sukawangi, Desa Sukaharja, dan Desa Sukamulya.

"Dulunya memang itu satu desa, tapi ada pemekaran di tahun 1980," kata Ade.

"Yang terkenalnya nama Sukawangi karena memang yang dilihat di peta itu tertulisnya 'Sukawangi'," ujar Ade.

Terdapat 13 ribu penduduk di dua desa tersebut, telah turun temurun sejak lama. "Penduduk telah mendiami lokasi tersebut jauh sebelum Indonesia merdeka," ujarnya.

Lokasi desa ini ada di dekat Jonggol, tidak jauh dari Puncak 2 Jonggol.