Yogyakarta Bersiap Sambut Wisatawan di Libur Akhir Tahun, Tawarkan Desa Wisata

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wisatawan menggunakan jasa Jeep Lava Tour Merapi di kawasan Kalikuning, Cangkringan, Sleman, D.I Yogyakarta, Jumat (10/5/2024). Foto: Andreas Fitri Atmoko/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Wisatawan menggunakan jasa Jeep Lava Tour Merapi di kawasan Kalikuning, Cangkringan, Sleman, D.I Yogyakarta, Jumat (10/5/2024). Foto: Andreas Fitri Atmoko/Antara Foto

Libur Natal dan tahun baru akan segera tiba. Dinas Pariwisata DIY berharap desa wisata bisa lebih banyak dikunjungi.

"Mengembangkan potensi-potensi yang ada di seluruh wilayah di destinasi-destinasi wisata yang nantinya ada tema-tema untuk menjelang tahun baru itu seperti halnya menikmati mentari pertama tahun 2025. Salah satunya juga yang dilakukan di desa-desa wisata atau pun objek-objek wisata," kata Plt Kepala Dinas Pariwisata DIY Aria Nugrahadi, Kamis (12/12).

Tujuan dari membuat tema di libur tahun baru agar potensi desa wisata bisa terangkat. Dengan demikian, distribusi wisatawan juga bisa lebih merata.

"Kepadatan wisata tidak tertumpu semuanya ada di pusat kota maupun di objek-objek wisata yang sudah biasa banyak kunjungannya. Nah, langkah ini kita harapkan nantinya, tentu saja akan kita lakukan kolaborasi dan koordinasi," katanya.

Dinas Pariwisata DIY juga telah melakukan serangkaian koordinasi untuk menyambut kunjungan para wisatawan ke DIY.

"Yang pertama, kalau kita sampaikan nantinya kemungkinan titik-titik kerawanan kemacetan, kita koordinasikan dengan Perhubungan dan kepolisian, dengan Dir Lantas," katanya.

Selain memetakan titik kemacetan, Aria juga berkoordinasi dengan BMKG soal kemungkinan puncak musim hujan di akhir tahun.

"Tentu saja dengan potensi-potensi risiko, karena data dari BMKG juga menyebutkan bahwa ada menjelang puncak musim penghujan," katanya.

Pemeriksaan dan pengujian juga dilakukan di perhotelan dengan mengecek sarana prasarana dan alat-alat yang ada.

"Akan melakukan serangkaian pengujian dan pemeriksaan, terutama di perhotelan atau pun sarana akomodasi yang terkait dengan alat-alatnya, kemudian equipment-nya," katanya.