Zaim Saidi Ditangkap Bareskrim: Mohon Doa agar Ditunjukkan Kebenaran

3 Februari 2021 11:51
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Zaim Saidi Ditangkap Bareskrim: Mohon Doa agar Ditunjukkan Kebenaran (180350)
zoom-in-whitePerbesar
Zaim Saidi, pendiri Pasar Muamalah di Depok. Foto: Instagram/@zaim.saidi
Pendiri Pasar Muamalah di Depok, Zaim Saidi, ditangkap Bareskrim Polri, Selasa (2/2) malam. Zaim memohon doa agar diberikan kekuatan dalam menghadapi masalah ini.
ADVERTISEMENT
"Mohon doa kepada semuanya agar Allah memberikan perlindunganNya dan PertolonganNya kepada hambaNya," tulis Zaim di akun Instagram resminya, Selasa malam.
"Dan memberikan kebenaran sebagai kebenaran," tambahnya.
Alumnus Teknologi Pangan dan Gizi IPB dan S2 di Australia ini berpamitan dan mengatakan tidak bisa berkomunikasi lagi hingga waktu yang belum ditetukan.
"Saya harus pamit dalam segala bentuk komunikasi pada semua mulai malam ini. Ini terakhir saya ada akses berkomunikasi," kata pria kelahiran Temanggung, Jateng, ini.
Begini tulisan lengkap Zaim Saidi:
Mohon doa kepada semuanya agar Allah memberikan perlindungan-Nya dan Pertolongan-Nya kepada hambaNya.
Dan memberikan kebenaran sebagai kebenaran.
La haula wala quwwata illa billah. Hasbunallah wa nikmal wakil.
Aamiin ya Robbal Alamin...
ADVERTISEMENT
Saya harus pamit dalam segala bentuk komunikasi pada semua mulai malam ini. Ini terakhir saya ada akses berkomunikasi.
La ilaha ilallah Muhammad Rasulallah.
Bareskrim Mabes Polri menangkap Zaim terkait dengan viralnya kabar Pasar Muamalah yang melakukan transaksi jual beli menggunakan koin dinar, dirham, dan juga sistem barter.
Zaim Saidi selama ini dikenal sebagai mantan anggota Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Dia bio medsosnya, dia menyebut sebagai pengamat kebijakan publik Public Interest Research and Advocay Public (PIRAC), pengguna dirham dan dinar, serta penulis buku.
Salah satu bukunya berjudul Lawan Dolar dengan Dinar: Jurus Jitu Bebas Krismon dan Kemerosotan Nilai Uang.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020