Zulhas soal Isu PKS Tinggalkan Anies: Politik Biasa Aja, Jangan Baperan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
9
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) di Rakorwil PAN, di Jateng, Sabtu (8/6/3034). Foto: Dok. PAN
zoom-in-whitePerbesar
Ketum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) di Rakorwil PAN, di Jateng, Sabtu (8/6/3034). Foto: Dok. PAN

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan diminta tanggapan terkait isu PKS yang akan meninggalkan Anies Baswedan di Pilgub Jakarta. PKS dikabarkan akan meninggalkan Anies karena sudah melebihi tenggat waktu 4 Agustus untuk membentuk koalisi.

PKS sudah mendukung Anies tapi dengan syarat harus berpasangan dengan Sohibul Iman. PKS memiliki 18 kursi DPRD namun masih kurang dari syarat minimal 22 kursi.

Zulhas mengatakan, isu ini bisa dijadikan masyarakat sebagai pembelajaran politik.

"Itu pelajaran bagi masyarakat politik biasa aja, jangan sampai baperan pokoknya," kata Zulhas kepada wartawan, Minggu (11/8).

"Saya dulu dibilang murtad," tutur dia.

Mendag ini kemudian disinggung sikap PAN di Pilgub Jakarta. Ia menyebut, Koalisi Indonesia Maju sudah sepakat akan mengusung Ridwan Kamil.

"Ya kita koalisi sama KIM sudah hampir ada kesepakatan bulat (usung Ridwan Kamil) dan wakilnya kan sudah beredar itu inisialnya (S)," kata Zulhas.

kumparan post embed