3 Masalah di Kaca Mobil dan Cara Mengatasinya

27 Agustus 2019 19:30 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi kaca mobil Foto: dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kaca mobil Foto: dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Kaca mobil yang bermasalah sangat mengganggu visibilitas berkendara. Kalau sudah begini, berkendara pada malam hari atau kondisi hujan menjadi berisiko.
ADVERTISEMENT
Permasalahan yang sering terjadi pada mobil adalah tumbuhnya jamur (waterspot). Gangguan pada kaca ini biasanya timbul akibat air hujan yang tidak segera dibersihkan. Alhasil, kondisi ini akan meninggalkan bercak yang sulit dihilangkan.
Stefanus Yoga Putra Nugroho, owner Detailworkmotospa, menjelaskan ternyata jenis gangguan dan penyakit pada kaca mobil bukan hanya jamur saja. Setidaknya, menurut Yoga ada tiga gangguan pada kaca mobil. Berikut lebih jelasnya.
1. Jamur
Ilustrasi kaca mobil berjamur Foto: dok. Istimewa
Masalah ini kerap kali menghantui pemilik mobil. Gangguan pada kaca yang satu ini biasanya terjadi akibat air hujan yang tidak segera dibersihkan. Proses munculnya jamur sendiri diakibatkan tercampurnya air hujan dan debu yang kemudian terpapar sinar matahari.
“Kalau yang satu ini akibat proses oksidasi mineral yang berasal dari air yang mengering di permukaan kaca. Bentuknya menyerupai bercak-bercak air,” ucap Yoga kepada kumparan (26/8).
ADVERTISEMENT
Namun, masih dijelaskan Yoga, jamur yang menempel belum terlalu lalu lama bisa dihilangkan. Caranya, hanya dengan membersihkan dengan air bersih dan mengelapnya dengan kain lembut seperti microfiber.
“Bisa aplikasikan obat jamur kaca yang beredar di pasaran. Nah, jenisnya ada pasta dan liquid (cairan), sebaiknya gunakan yang pasta karena lebih aman untuk semua jenis kaca mobil. Namun sebelum diaplikasikan pastikan kaca dalam keadaan bersih,” lanjutnya.
2. Baret
Ilustrasi kaca mobil Foto: dok. Istimewa
Baret pada kaca paling umum terjadi pada bagian kaca depan. Sebab, wiper yang tak lagi maksimal bisa membuat kaca tergores. Ini disebabkan karet wiper yang sudah getas atau keras dipaksakan untuk bergerak.
“Gunakan bubuk cerium oxide, cara pengaplikasiannya sama dengan jamur di kaca. Hanya saja, agar maksimal harus menggunakan mesin poles. Yang terpenting setelah diperbaiki, harus mengganti wiper agar tidak baret lagi,” katanya.
ADVERTISEMENT
3. Flek
Ilustrasi kaca mobil Foto: dok. Istimewa
Jenis gangguan pada kaca ini disebabkan oleh dua hal. Pertama karena penggunaan obat jamur yang salah atau kaca mobil yang dibiarkan lama terkena sinar UV matahari. Nah, selain membuat tampilan mobil menurun, jarak pandang pengendara pun akan terganggu.
“Biasanya timbul bintik atau pola menyerupai ‘awan’ yang berwarna putih pada kaca. Jenis gangguan pada kaca ini bisa juga disebabkan oleh obat jamur dengan kandungan PH yang tinggi,” paparnya
Menurut Yoga, flek pada kaca mobil adalah gangguan pada kaca yang paling sulit ditangani. Ini disebabkan karena flek sudah berada di pori-pori kaca. Namun ia menjelaskan, untuk memperbaikinya bisa menggunakan cerium oxide dan dibantu oleh mesin poles.