500 Kilometer Pertama Geber Toyota Yaris Cross Hybrid, Segini Konsumsi BBM-nya
ยทwaktu baca 4 menit

Toyota Yaris Cross Hybrid menambah pilihan baru untuk SUV B Segmen dengan konfigurasi 5 kursi. Model ini ditempatkan sebagai model flagship untuk mencuri kue di pasar yang makin sesak.
Hadirnya opsi hybrid tentu menjadi nilai lebih dan diferensiasi Yaris Cross dengan lawan-lawannya. Varian yang diklaim memiliki konsumsi BBM 30 km/liter itu langsung menjadi yang terlaris dengan kontribusi 78 persen.
Belum lama ini, kumparanOTO menempuh jarak lebih dari 500 kilometer untuk mengeksplorasi yang menjadi kelebihan dari Toyota Yaris Hybrid GR Sport. Rute yang dipilih pun menarik, Surabaya-Malang.
Begitu mendarat di Bandara Juanda Surabaya, saya pun langsung mencoba berada di balik kemudi. Duduk di area kokpit, kita menemukan layout yang mirip dengan Raize-Rocky. Karena ini adalah varian GR Sport, ada beberapa aksen termasuk emblem GR di beberapa tempat.
Hal pertama yang saya suka adalah head unit yang telah didukung Apple CarPlay dan Android Auto. Mengakses aplikasi navigasi jadi lebih mudah. Tinggal mengoneksikan melalui Bluetooth, sejumlah akses ke aplikasi gawai hingga perintah suara bisa dilakukan.
Oke, rute di hari pertama menuju ke Gunung Bromo. Dari Bandara Juanda, rute di arahkan ke jalan tol dan di sini benar-benar bisa merasakan akselerasi dan respons dari 2NR-VEX dan motor listrik. Menariknya, Yaris Cross Hybrid menggunakan baterai berjenis Lithium-ion, yang kelebihannya bisa Anda baca di artikel ini:
Sistem hybrid pada Yaris Cross ini bisa beroperasi secara paralel ataupun seri, tinggal diatur sesuka kita. Mau menggunakan full EV atau hanya mengandalkan sistem bekerja untuk mengoptimasi performa dan efisiensi bahan bakar, tak masalah.
Balik lagi soal perfoma, tarikan bawah hingga atas cukup baik. Hanya saja ketika putaran atas, deru mesin cukup terdengar ke dalam ruang kabin.
Penggunaan platform DGNA pada mobil ini memang menawarkan handling yang lebih baik. Secara feel, rasa berkendaranya memang belum seasyik Corolla Cross, namun Yaris Cross ini berada di tengah-tengah antara Raize dan Corolla Cross.
Gejala limbung masih sedikit terasa, namun masih bisa ditoleransi. Kemudian bantingan suspensi nyaman, meskipun bila suspensi belakang diatur agak lebih rigid, mungkin membuat handling dan ayunan suspensinya lebih baik.
Kemudian untuk Yaris Cross Hybrid GR Sport ini telah menghilangkan tuas rem parkir konvensional menjadi elektronik dan ditambah dengan fitur hold braking.
Toyota Safety Sense
Bagi Anda yang perlu dukungan sistem ketika berkendara, hadirnya Toyota Safety Sense menjadi penting di Yaris Cross. Buat yang sering road trip ratusan kilometer di ruas tol Trans Jawa, memanfaatkan fitur Adaptive Cruise Control menjadi nilai lebih. Kita tinggal mengatur kecepatan dan jarak dengan objek di depan, voala kaki bisa beristirahat pengemudi juga tetap fokus pada lingkungan jalan.
Di samping itu, paket TSS ini juga meliputi fitur Pre-collision Warning & Pre-collision Braking, Pedal Missoperation Control, Front Departure Alert, Lane Departure Warning, Lane Departure Prevention, dan Lane Keeping Control, yang tentunya membuat kita lebih aman ketika berkendara.
Oiya, Toyota Yaris Cross berdasarkan hasil uji tabrak ASEAN NCAP telah mendapat rating bintang 5, di mana model ini memiliki fitur:
6 airbag
Rem ABS+ EBD+ BA
Parking Sensor
Emergency Stop Signal
Hill Start Assist (HSA)
Vehicle Stability Control (VSC)
Rear Cross Traffic Alert (RCTA)
Blind Spot Monitor (BSM)
Pancoramic View Monitor saat parkir
Bicara soal fungsionalitas, Yaris Cross bisa dibilang menarik karena memiliki kapasitas bagasi yang lapang. Ini memberikan keleluasaan bagi pemiliknya untuk membawa barang.
Toyota Yaris Cross Hybrid GR Sport ini juga menawarkan panoramic roof yang membuat pembeda dibanding kompetitor di kelasnya. Hadirnya fitur tersebut memberikan nilai lebih dan membuat area kabin lebih mewah dan menyenangkan serta memberikan efek lapang. Penumpang bisa menikmati pemandangan lampu di malam hari.
Konsumsi BBM
Terakhir, perjalanan lebih dari 500 kilometer ini memang mencoba untuk membuktikan efisiensi bahan bakar dari Toyota Yaris Cross Hybrid. Sebab menurut klaim pabrikan, konsumsinya bisa mencapai 30 km/liter.
Selama pengujian, saya berkendara di luar kondisi normal dan berorientasi pada keiritan bahan bakar. Bisa dibilang 90 persen lebih berkendara secara agresif ketika di jalan tol. Menariknya, konsumsi BBM setelah menempuh jarak total 623 km, mencapai 15,5 km/liter. Sehingga apabila gaya berkendaranya lebih santai, rasanya mencapai 30 km/liter bukan hal yang mustahil.
Sebagai kesimpulan, Toyota Yaris Cross Hybrid ini memang menjadi pembeda di kelas SUV B Segmen. Selain karena mengusung teknologi hybrid EV, ia juga menawarkan sejumlah fitur yang menjawab tren dan kebutuhan untuk segmen mobil di harga Rp 400 jutaan.
