kumparan
28 April 2019 9:57

Bedah Spesifikasi Moge Scrambler dan Petualang Murah Benelli

Benelli TRK 502 dan Leoncino 500
Benelli TRK 502 dan Leoncino 500 Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 jadi panggung Benelli Motor Indonesia (BMI) untuk merilis dua moge barunya, Leoncino 500 dan TRK 502.
ADVERTISEMENT
Untuk Leoncino 500 sendiri mengusung gaya Scrambler, sementara TRK 502 punya body bongsor khas moge petualang.
"Jadi ini merupakan kelanjutan global launch tahun lalu, hari ini merupakan momen terbaik untuk meluncurkan dua model yang dibilang sedang tren yang satu Scrambler dan Adventure. Masing-masing harganya Rp 148 dan 158 juta on the road (OTR) Jakarta," kata Direktur Utama PT BMI, Steven Kentjana Putra di arena IIMS 2019, JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Angka yang terbilang terjangkau sebenarnya kalau disandingkan dengan moge-moge serupa yang umumnya punya banderol dimulai dari Rp 400 jutaan.
Spesifikasi Benelli Leoncino 500
Benelli Leoncino 500
Benelli Leoncino 500 Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Secara umum, motor ini terbilang gambot dan kekar. Semua lampu menariknya sudah LED sehingga secara visual pancaran cahayanya lebih baik.
Benelli Leoncino 500
Benelli Leoncino 500 Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Pun dengan panel meternya yang sudah digital, sehingga visibilitas ke depan tidak cepat bosan.
Benelli Leoncino 500
Panel instrumen Benelli Leoncino 500 Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Dari data spesifikasinya, Benelli TRK 502 dibekali mesin 499 cc 2-silinder berpendingin cairan DOHC yang mampu memuntahkan tenaga sampai 46 dk pada 8.500 rpm dan torsi maksimum 45 Nm pada 5.000 rpm melalui transmisi manual 6-percepatan.
Benelli Leoncino 500
Benelli Leoncino 500 Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Kaki-kakinya terbilang mumpuni dan kekinian karena bagian depannya sudah up side down (USD) dengan panjang travel 50 mm, sementara bagian belakangnya single shockbreaker dengan pengaturan rebound secara hidrolik.
Benelli Leoncino 500
Benelli Leoncino 500 Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Kemudian untuk mendukung pengereman, sudah ada ABS dual channel. Secara komposisi, velg depan ring 17-nya itu sudah tersematkan dual cakram 320 mm dengan 4 piston. Sedangkan belakangnya mengusung single cakram 260 mm.
ADVERTISEMENT
Spesifikasi Benelli TRK 502
Benelli TRK 502
Benelli TRK 502 Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Lebih lanjut untuk model petualang yang sekilas mirip GS-series dari BMW Motorrad ini punya body menjangkung, lebar, dan kekar.
Ada pula paruh depan sebagai tameng biar kotoran tidak langsung mengenai lampu utama.
Benelli TRK 502
Suspensi depan dan moncong Benelli TRK 502 Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Bisa dibilang, Benelli TRK 502 ini salah satu alternatif moge petualang yang punya harga seperti mobil Low Cost Green Car (LCGC).
Secara teknis dari jantung mekanisnya ini tidak begitu banyak perbedaan dengan Leoncino. Hanya saja karena diperuntukkan melibas berbagai medan jalan, ada penyesuaian pada mesinnya.
Benelli TRK 502
Layout mesin Benelli TRK 502 Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Di atas kertas, mesinnya itu bisa menghempaskan tenaga 46 dk pada 8.500 rpm serta momen puntir 46 Nm pada 6.000 rpm. Jelas ya, jadi punya 'napas' yang panjang sehingga enak untuk merasakan putaran mesin tinggi.
Benelli TRK 502
Benelli TRK 502 Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Melihat detail kaki-kaki maupun pengeremannya juga tidak banyak beda dengan model sebelumnya. Namun karena body-nya besar dan butuh fleksibilitas yang bagus untuk manuver, rangkanya berupa trestle atau sambungan yang sifatnya tidak tetap.
Benelli TRK 502
Sistem penggerak Benelli TRK 502 Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Bedanya lagi ada pada desain panel instrumennya. Model petualangnya ini mengusung kombinasi antara analog dan digital.
Benelli TRK 502
Panel instrumen Benelli TRK 502 Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Selebihnya bila terpincut dengan dua model tadi, tidak ada salahnya untuk lakoni test ride dulu selama gelaran IIMS 2019 berlangsung. Pre order juga sudah bisa dilakukan dan pengiriman unitnya paling lama 1 bulan usai IIMS digelar.
ADVERTISEMENT