Bedah Teknologi G-Switch Honda X-ADV

3 Mei 2019 13:43 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Honda X-ADV Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Honda X-ADV Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
ADVERTISEMENT
PT Astra Honda Motor (AHM) akhirnya resmi menjual X-ADV. Moge ini meluncur untuk merespons animo yang cukup besar ketika hanya diperkenalkan di IIMS 2018.
ADVERTISEMENT
Ya benar saja, modelnya gado-gado skutik bongsor dan petualang ini bikin siapa yang melihatnya jadi cepat menyukainya. Terlebih, sudah disematkan ragam fitur canggih guna mendukung pengendaraan.
Pada Honda X-ADV, ada satu fitur yang belum familiar bagi pecinta roda dua Tanah Air. Dia adalah G-Switch atau Gravel Switch yang juga ada pada Honda Africa Twin. Fitur ini bisa dihidup-matikan dengan menekan tombol bersimbol G di bawah panel instrumen.
Tombol G-Switch Honda X-ADV Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Lalu apa itu G-Switch?
Menjawab hal ini, Technical Training PT AHM, Endro Sutarno mengatakan, karena mengemas transmisi kopling ganda, untuk menyelaraskan torsi mesin langsung ke roda, G-Switch akan mematikan sebagian kontrol koplingnya saat akselerasi cepat.
"G-Switch itu sebenarnya dia meneruskan putaran mesin langsung ke output-nya, ke roda. Umpama kalau sering gunakan motor kopling kan bukanya pelan-pelan, beda ketika bukanya cepat, ada sensasi menghentak, nah hentakan itu lah yang diadopsi fitur tersebut, torsi lebih cepat disalurkan," ucap Endro kepada kumparan beberapa waktu lalu.
Desain panel instrumen Honda X-ADV Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Pengaktifan fitur ini tutur Endro akan cocok digunakan pada medan jalan gravel atau permukaan berupa bebatuan kerikil. Sebab, pada kondisi jalan yang kurang traksi itu, ban akan berputar cepat menjanjikan sensasi torsi galak motor petualang.
ADVERTISEMENT
"Yang dirasakan adalah sensasi ban spinning-nya itu ketika di gravel," lanjutnya.
Namun hal itu terjadi kalau fitur kontrol traksi atau disebut Honda sebagai Selectable Torque Control (HSTC) dimatikan.
Tombol-tombol pada handle bar kanan Honda X-ADV Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Jadi apabila kedua fitur ini dihidupkan bersama, gejala spinning tidak akan begitu kuat, karena HSTC akan menyesuaikan putaran roda untuk tetap menggigit ke medan jalan.
"Istilahnya untuk pengendara yang sudah jago lebih bagus off (HSTC dimatikan) karena sensasi tadi," timpal pria ramah ini.
Desain lampu belakang Honda X-ADV Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Kendati demikian, beda cerita saat G-Switch dimatikan, torsi serta tenaga mesin akan disalurkan secara normal dan halus, karena Powertrain Control Module (PCM) akan mengontrol tekanan kopling.
Honda X-ADV menggendong mesin 745 cc dua silinder berpendingin cairan yang menjanjikan tenaga 54 dk pada 6.250 rpm dan momen puntir 68 Nm pada 4.750 rpm.
Lengan ayun dan ban belakang Honda X-ADV Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Selayaknya motor kopling ganda, skutik ini bisa dilajukan dengan dua gaya berkendara: otomatik atau semi manual 6-percepatan.
ADVERTISEMENT
Otomatik dioperasikan hanya dengan membuka gas, sementara manual, mekanismenya dengan memainkan toggle plus (+) guna menaikkan gigi dan minus (-) untuk menurunkan gigi yang berada pada handle bar bagian kiri.