Begini Posisi Parkir yang Aman di Garasi Rumah

kumparanOTOverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Mobil Parkir di Garasi Foto: dok. Muhammad Ikbal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mobil Parkir di Garasi Foto: dok. Muhammad Ikbal/kumparan

Memarkirkan mobil di garasi rumah, ternyata ada aturan mainnya. Pemilik mobil perlu paham bagaimana posisi yang direkomendasi, supaya tetap aman.

Iya, ternyata memang menjaga keamanan, tak hanya saat mobil melaju di jalan raya saja. Tetapi juga saat mobil sudah terparkir.

Instruktur sekaligus founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu mengemukakan, pemilik mobil diimbau untuk memarkir dengan posisi kepala mobil menghadap keluar garasi. Posisi seperti itu, disebut memiliki banyak keuntungan dan jauh lebih safety.

“Jadi rekomendasinya dalam safety driving di dunia, dengan alasan keamanan, memang dianjurkan untuk memposisikan mobil saat hendak keluar area parkir yaitu dengan maju. Ini termasuk saat parkir di garasi rumah,” jelas Jusri saat dihubungi kumparan beberapa waktu lalu.

Lanjut Jusri menjelaskan, setidaknya ada 2 keuntungan yang bisa didapatkan oleh pengemudi dengan memarkirkan mobilnya di garasi rumah dengan posisi tersebut.

Ilustrasi visibilitas saat parkir Foto: Muhammad Ikbal
  1. Visibilitas Luas dan Jelas

Pengemudi dapat melihat kondisi lalu lintas di luar rumah dengan sangat jelas, tanpa terhalang oleh apapun. Sehingga pengemudi dapat berhati-hati saat hendak keluar garasi.

“Begitu mobil kita bergerak maju memasuki ruang terbuka, yang mana ada potensi banyaknya kendaraan atau orang, maka kalau kita maju, kemampuan visibilitas kita lebih luas ketimbang dengan kita mundur,” ujar Jusri.

Jusri memaparkan, potensi bahaya saat mobil hendak keluar garasi, jauh lebih besar dibanding saat mobil hendak masuk garasi. Saat hendak masuk garasi, objek umumnya bersifat statis dan tidak dinamis, sehingga jauh lebih aman bagi pengemudi.

Ilustrasi mobil parkir mundur di garasi Foto: Muhammad Ikbal
  1. Lebih Mudah dan Cepat saat Situasi Darurat

Keuntungan lainnya dengan posisi parkir yang direkomendasikan, bakal memudahkan evakuasi saat terjadi situasi darurat.

“Jika situasi emergency, misalnya kebakaran atau apapun yang membutuhkan kita untuk bergerak cepat, maka kita menjadi leluasa untuk bergerak,” beber Jusri.

Tetap waspada potensi bahaya

Meski parkir dengan posisi kepala mobil menghadap luar garasi dinilai lebih aman, bukan berarti posisi parkir seperti ini tak memiliki potensi bahaya.

Salah satu potensi bahaya yang dihasilkan dengan posisi parkir seperti itu, yaitu menyoal asap karbondioksida yang dihasilkan dari knalpot dapat masuk ke dalam rumah.

“Masalahnya, orang terkadang suka terlalu berlama-lama ketika masuk ke mobil dan menghidupkan mesin. Nah ini dampak buruknya, karena gas CO2 bisa masuk ke dalam rumah,” kata Jusri.

Ilustrasi asap putih keluar dari knalpot. Foto: carfromjapan.com

Oleh karena itu, Jusri pun menyarankan agar pengemudi tidak perlu terlalu lama menyalakan mobil. Menurutnya, pengemudi cukup memanaskan mobil dengan waktu maksimal 3 menit saja.

Apalagi, untuk mobil-mobil baru berteknologi canggih, menurut Jusri sudah bisa langsung dijalankan, meskipun mesin baru benar-benar hidup.

kumparan post embed