Belum Dijual, Denza B8 Kepergok Ikut Iring-iringan Presiden di Tol Dalam Kota

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mobil pengawalan Denza B8. Foto: Threads/@nihaqus
zoom-in-whitePerbesar
Mobil pengawalan Denza B8. Foto: Threads/@nihaqus

Unit SUV bongsor yang teridentifikasi sebagai Denza B8 kepergok di dalam barisan iring-iringan pengawalan Presiden Republik Indonesia.

Kehadiran unit kendaraan berdesain futuristik yang belum resmi dipasarkan secara komersial di Indonesia ini menarik perhatian pengguna jalan di ruas Jalan Tol Dalam Kota Jakarta, tepatnya di area bahu jalan depan Museum Satria Mandala, Jakarta Selatan.

Fenomena keberadaan SUV listrik mewah dalam skuat pengawalan VVIP tersebut pertama kali diungkapkan oleh seorang pengguna platform Threads dengan akun Nihaqus Yuhamus. Ia yang saat kejadian tengah menepi di bahu jalan tol akibat mengalami insiden ban bocor menyaksikan langsung rombongan kepresidenan melintas.

Dalam unggahannya di Threads, Nihaqus menyoroti keberadaan mobil berbalut kelir putih tersebut yang tampak melebur secara alami bersama kendaraan pengawal lain tanpa membunyikan sirine yang bising.

Denza B8 debut perdana di Indonesia. Foto: Arya Ahyani Fadianur/kumparan

Secara silsilah produk, Denza B8 merupakan versi rebadge dari model FangChengBao Leopard 8, yang merupakan lini sub-brand SUV mewah dan tangguh di bawah naungan BYD Auto untuk pasar China.

Di sektor jantung mekanis, Denza B8 mengusung teknologi elektrifikasi jenis Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang dikenal dengan nama Dual Mode (DM) khas BYD. Lini teknologi elektrifikasi ini terbagi ke dalam tiga varian utama, yakni DM-i (Intelligent) yang mengedepankan efisiensi bahan bakar, DM-p (Performance) untuk performa ekstra, serta DMO (Off-road) yang dirancang khusus melibas berbagai karakteristik medan ekstrem.

Denza B8 menggendong mesin bensin berkapasitas 2.000 cc turbocharged yang dipadukan secara presisi dengan motor listrik penggerak. Kombinasi performa ini sanggup memuntahkan tenaga puncak hingga 603 dk serta pasokan torsi maksimum mencapai 760 Nm, yang memungkinkan mobil melesat dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 4,8 detik.

Penopang daya listriknya mengandalkan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) dengan arsitektur Blade Battery berkapasitas 36,9 kWh hingga 37 kWh. Baterai ini menjanjikan daya jelajah murni hingga 100–125 kilometer dalam EV Mode, sedangkan akumulasi jarak tempuhnya mampu menembus hingga 1.040 kilometer saat dikombinasikan dengan mesin bensin.

Denza B8 debut perdana di Indonesia. Foto: Arya Ahyani Fadianur/kumparan

Pengisian daya baterainya juga dapat dilakukan dengan cepat berkat kemampuan penerimaan daya arus searah (DC Fast Charging) mencapai 110-150 kW. Ketangguhannya makin disempurnakan oleh peranti suspensi pintar DiSus-P Hydraulic Body Control, Electronic Differential Lock, serta berbagai pilihan Off-Road Mode.

Respns BYD

Saat dikonfirmasi mengenai keberadaan unit Denza B8 yang sudah aktif digunakan dalam skema pengawalan VVIP presiden meski belum resmi mengaspal secara komersial di Indonesia, BYD merespons kemunculan hal tersebut.

Denza B8 debut perdana di Indonesia. Foto: Arya Ahyani Fadianur/kumparan

Head of Public and Government Relations BYD Indonesia, Luther Panjaitan, membenarkan bahwa peranti SUV mewah tersebut memang sedang memenuhi kriteria ketat untuk pengamanan pejabat tinggi negara.

"Benar bahwa salah satu produk kami tengah menjalani uji coba sebagai kendaraan pengawalan Kenegaraan. Produk tersebut dinilai memiliki kapabilitas yang sesuai dengan tuntutan operasional dan standar pengujian kendaraan untuk keperluan Kenegaraan yang ketat, mencakup performa, keselamatan, ketahanan, serta berbagai fitur pendukung," tegas Luther kepada kumparan, Rabu (9/9/2026).

"Proses ini masih berada pada tahap awal. Kami berharap pengujian dapat berjalan lancar serta memberikan hasil positif," lanjutnya.

instagram embed