Berita Populer: Alasan Mobil Listrik Daihatsu Berbasis Ayla; Inden Subaru BRZ

25 September 2022 8:41 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Daihatsu Ayla EV di GIIAS 2022. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Daihatsu Ayla EV di GIIAS 2022. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
ADVERTISEMENT
Alasan Daihatsu memilih konsep mobil listrik berbasis Ayla menjadi berita populer pembaca kumparanOTO, Sabtu (24/9).
ADVERTISEMENT
Dilanjutkan inden Subaru BRZ hingga tahun depan, serta harga mobil Daihatsu di Sorong lebih mahal Rp 40 juta.
Berikut ini rangkuman berita populer kumparanOTO.

Kenapa Konsep Mobil Listrik Daihatsu Berbasis Ayla, Bukan Xenia?

Daihatsu Ayla EV diperkenalkan di GIIAS 2022. Foto: Gesit Prayogi/kumparan
Kehadiran Daihatsu Ayla EV pada ajang perhelatan otomotif GIIAS 2022 lalu telah menyita perhatian publik tanah air. Sebab, prototipe tersebut mengambil basis model Daihatsu Ayla yang sudah ada untuk dijaadikan unit purwarupa mobil listrik mereka.
Dijelaskan oleh Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Rudy Ardiman mengatakan, alasan pemilihan Ayla dijadikan sebagai purwarupa mobil listrik Daihatsu, dikarenakan model tersebut merupakan salah satu buah pengembangan tim research and development (R&D) Daihatsu Indonesia.
“Tujuannya adalah kapabilitas teman-teman RnD, ini sudah basis model yang diproduksi secara domestik di Indonesia. Kami ambil percontohan juga yang kami sudah pernah buat, bagaimana caranya mengonversi dari ICE ini ke EV,” ujarnya di Bau Bau, Sulawesi Tenggara belum lama ini.
ADVERTISEMENT
Spesifikasi, fitur dan detail lainnya belum dikeluarkan oleh Daihatsu. Namun ada beberapa ubahan yang bisa dilihat seperti fascia depan dan bagian belakang yang dirombak dan penggunaan ukuran ban yang lebih besar.

Ludes Terjual, Subaru BRZ Inden Sampai Tahun Depan

Serah terima perdana Subaru BRZ di PIK, Jakarta (24/9). Foto: Subaru Indonesia
Subaru BRZ mendapat sambutan positif dari para penggemar dan loyalisnya, buktinya sportscar saudara Toyota GR 86 itu sudah ludes terjual di GIIAS 2022. Permintaan yang tinggi membuat BRZ mengalami masa tunggu atau inden hingga tahun depan.
“Alokasi sampai tahun 2022 itu habis dalam waktu satu hari di GIIAS 2022, indennya sampai Juni 2023,” ujar Chief Operating Officer Subaru Indonesia, Arie Christopher saat sela Subaru BRZ First Handover di PIK, Jakarta Utara (24/9).
ADVERTISEMENT
Sayangnya, dirinya enggan menyebut secara detail faktor apa yang membuat waktu tunggu mobil CBU Jepang tersebut cukup lama. Pun dengan jumlah pasti unit BRZ yang telah terjual.

Harga Mobil Daihatsu di Sorong Bisa Lebih Mahal Rp 40 Juta

Daihatsu Sigra di GIIAS 2022. Foto: Rizki Fajar Novanto/kumparan
Harga mobil baru di wilayah Indonesia Bagian Timur (IBT) umumnya memiliki selisih harga yang cukup jauh jika dibandingkan Jakarta.
Kepala Wilayah IBT PT Astra International - Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Tulus Pambudi menyebut, ada beberapa komponen yang membuat harga mobil baru yang dijual di wilayah IBT lebih mahal, khususnya untuk Daihatsu yang mana selisih harga termahalnya bisa mencapai puluhan juta rupiah.
“Sebetulnya komponen harga yang terjadi antara Jakarta dengan wilayah IBT itu lebih pada ongkos kirimnya,” buka Tulus saat sela acara Terios 7 Wonders di Sulawesi Tenggara belum lama ini.
ADVERTISEMENT
Dia menyebut, selisih harga termurah untuk semua produk Daihatsu cukup beragam. Mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 40 juta di wilayah Sorong.