Berita Populer: Alasan Pemilik Proton Masih Bertahan; Daur Ulang Baterai EV

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Proses servis mobil Proton di Bengkel Proton Center Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Proses servis mobil Proton di Bengkel Proton Center Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Penelusuran para pemilik mobil Proton kendati sudah tak ada bengkel resmi di Indonesia merupakan salah satu berita populer kumparanOTO, Selasa (1/9).

Kemudian Kemenperin yang dorong strategi persiapan daur ulang baterai kendaraan listrik, serta figur produksi Mitsubishi Motors Indonesia yang lebih banyak untuk ekspor.

Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.

Bengkel Resmi Sudah Tak Ada, Apa yang Bikin Pemilik Proton Bertahan?

Meskipun diler dan bengkel resmi Proton sudah tidak beroperasi lagi di Indonesia, banyak pemilik setianya yang enggan berpaling ke merek lain. Karakter berkendara yang stabil berkat konstruksi bodi dengan pelat tebal berkisar 1 hingga 1,2 milimeter serta sentuhan suspensi Lotus menjadi alasan utama kenyamanan mereka.

kumparan post embed

Ancaman Limbah Baterai EV, Kemenperin Dorong Persiapan Strategi Daur Ulang

Pertumbuhan pesat kendaraan listrik membawa konsekuensi krusial berupa ancaman penumpukan limbah baterai bekas di masa depan. Kementerian Perindustrian mengingatkan pentingnya antisipasi tata kelola limbah ini mengingat proyeksi volume limbah baterai global dapat menembus angka 20 juta metrik ton pada tahun 2040.

kumparan post embed

Ekspor Dominan, 66 Persen Produksi Mitsubishi Indonesia Dikirim ke Luar Negeri

Aktivitas ekspor terbukti menjadi pilar penopang utama bagi geliat produksi kendaraan Mitsubishi di Indonesia sepanjang tahun 2026. Tercatat sebanyak 66 persen dari total kendaraan yang diproduksi oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia sukses dikapalkan ke pasar internasional.

kumparan post embed