Berita Populer: BUMN Impor 35 Ribu Pick Up; Global NCAP Kritik Chery

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mahindra Scorpio Pikap yang resmi dipasarkan di Indonesia. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mahindra Scorpio Pikap yang resmi dipasarkan di Indonesia. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparan

Kabar impor 35 ribu unit pick up buatan India ke Indonesia oleh perusahaan BUMN merupakan salah satu berita populer pembaca kumparanOTO, Kamis (19/2).

Kemudian ada badan uji keselamatan kendaraan dunia Global NCAP kritik Chery terkait misinformasi, serta Menperin paparkan manfaat ekonomi senilai Rp 27 triliun dari penjualan pick up buatan lokal.

Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.

BUMN Agrinas Pangan Nusantara Impor 35 Ribu Unit Pick Up Mahindra

BUMN Agrinas Pangan Nusantara mengambil langkah besar dengan mengimpor 35 ribu unit Mahindra Scorpio Pik Up untuk tahun 2026. Kendaraan komersial ringan (LCV) ini dipilih untuk mendukung proyek Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), memperkuat logistik pedesaan dan konektivitas petani ke pasar.

kumparan post embed

Global NCAP Kritik Chery Soal Hasil Uji Tabrak yang Menyesatkan

Global NCAP melontarkan kritik keras terhadap Chery di Afrika Selatan, terkait klaim hasil uji tabrak model Tiggo 7 Pro yang dianggap menyesatkan. Mobil ini hanya mendapatkan skor rendah, yakni dua bintang untuk perlindungan orang dewasa dan tiga bintang untuk penumpang anak, dengan catatan struktur kaki yang tidak stabil dan bodi kurang menahan beban.

kumparan post embed

Menperin Ingatkan Manfaat Ekonomi Rp 27 Triliun dari Penjualan Pick Up Lokal

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyoroti potensi besar industri kendaraan komersial ringan segmen pick up (PU) dalam negeri. Pengadaan 70 ribu unit PU 4x2 lokal berpotensi menghasilkan manfaat ekonomi fantastis senilai Rp 27 triliun, sekaligus menyerap tenaga kerja dan menguntungkan penyuplai komponen lokal.

kumparan post embed