Berita Populer: BYD Digugat Pemilik Merek Denza; Wacana Insentif Mobil Hybrid

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tidak ada lagi tulisan 'Denza' di bawah logo di diler Haka Pondok Indah, Jakarta Selatan. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Tidak ada lagi tulisan 'Denza' di bawah logo di diler Haka Pondok Indah, Jakarta Selatan. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Kabar BYD yang mulai digugat oleh pemilik merek Denza di Indonesia merupakan salah satu berita populer kumparanOTO, Rabu (21/10).

Kemudian ada wacana pemerintah yang bakal gelontorkan insentif untuk mobil hibrida, serta tanggapan produsen soal evaluasi ganjil genap Jakarta.

Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.

Giliran BYD Digugat Pemilik Merek Denza, Tuntut Ganti Rugi Rp 9,5 Triliun!

PT Raden Reza Adi resmi melayangkan gugatan terhadap tujuh entitas BYD di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait sengketa merek Denza. Penggugat mengeklaim sebagai pemilik sah atas merek Denza di Indonesia untuk kelas barang 12 dengan masa perlindungan hingga 2033.

kumparan post embed

Pemerintah Kaji Insentif Nonfiskal Mobil Hybrid dan REEV, Rampung Tahun Ini

Kementerian Perindustrian sedang mematangkan formulasi insentif nonfiskal untuk kendaraan berteknologi hybrid, PHEV, dan REEV demi menekan konsumsi BBM nasional. Skema insentif ini mencakup kemudahan administrasi, pembebasan aturan ganjil genap, hingga penyediaan fasilitas parkir khusus.

kumparan post embed

Ganjil Genap Jakarta Masuk Evaluasi, Pabrikan EV Harap Kebijakan Tak Dihapus

Pemprov DKI Jakarta bersama DPRD meninjau kembali efektivitas penerapan aturan ganjil genap yang sudah berlaku selama satu dekade di berbagai ruas protokol. Evaluasi ini dilakukan guna menimbang dampak terhadap kelancaran arus lalu lintas sekaligus sektor perekonomian daerah.

kumparan post embed