Otomotif
·
7 Desember 2020 7:32

Berita Populer: Koleksi Mobil Juliari Batubara; Test Ride Suzuki Nex Crossover

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Berita Populer: Koleksi Mobil Juliari Batubara; Test Ride Suzuki Nex Crossover (35959)
searchPerbesar
Mensos Juliari P Batubara. Foto: Kemensos RI
Informasi mengenai koleksi mobil milik Menteri Sosial Juliari Batubara yang tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi adalah berita populer kumparanOTO pada Minggu (7/12).
ADVERTISEMENT
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Menteri Sosial Juliari Peter Batubara, diketahui memiliki harta kekayaan hingga Rp 47 miliar. Menariknya, dari total kekayaan itu, dirinya hanya memiliki 1 unit mobil saja.
Artikel yang membahas faktor-faktor yang membuat mobil matik CVT tak kuat menanjak juga menarik perhatian banyak pembaca kumparan. Disusul sajian yang mengulas test ride kumparan terhadap Suzuki Nex Crossover.

Rangkuman berita populer kumparanOTO

Kekayaan Mensos Juliari Batubara Rp 47 Miliar, Cuma Punya 1 Mobil?

Berita Populer: Koleksi Mobil Juliari Batubara; Test Ride Suzuki Nex Crossover (35960)
searchPerbesar
Menteri Sosial Juliari P. Batubara pulang kampung ke Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, dan berkesempatan membagikan bansos ke masyarakat. Foto: Dok. Kemensos
Menteri Sosial Juliari Peter Batubara resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dirinya diduga melakukan tindakan korupsi atas kasus bantuan sosial COVID-19.
Berdasarkan LHKPN di KPK, Juliari diketahui memiliki total harta kekayaan mencapai Rp 47 miliar. Dari total kekayaan itu, uniknya hanya ada 1 unit mobil saja yang terdaftar dimiliki oleh Juliari Batubara.
ADVERTISEMENT
Mobil yang dimiliki Juliari Batubara itu adalah Land Rover Jeep dengan tahun produksi 2008 dan punya nilai harga Rp 618.750.000. Penasaran seperti apa informasi lengkapnya? Bisa baca di link tautan berita berikut ini.

Inikah Faktor yang Membuat Mobil Matik CVT Tak Kuat Nanjak?

Berita Populer: Koleksi Mobil Juliari Batubara; Test Ride Suzuki Nex Crossover (35961)
searchPerbesar
Peluncuran DFSK Glory 580 di Yogyakarta Foto: dok. DFSK
Belum lama ini ramai kasus gugatan yang dilakukan 7 konsumen mobil DFSK Glory 580 terhadap merek mobil asal China itu. Ketujuh konsumen itu melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas tuntutan kelalaian DFSK dalam menjual mobil yang tak layak karena tak kuat menanjak.
Mencoba mengulas penyebab mobil matik CVT yang tak kuat menanjak itu, Hermas Prabowo, penggawa bengkel spesialis mobil matik, Worner Matic, mengamini bahwa mobil matik bertransmisi CVT memang memiliki kelemahan dalam hal kemampuannya ketika menanjak.
ADVERTISEMENT
Menurut Hermas, komponen yang ada pada sistem transmisi CVT mobil kekinian memang sengaja dibuat ringkas, dengan tujuan mengejar kenyamanan berkendara dan efisiensi bahan bakar ketika melaju di jalanan datar.
Ingin tahu seperti apa ulasan lengkapnya? klik link tautan di bawah ini ya.

Test Ride Suzuki Nex Crossover, Motor Matik yang Bisa Diajak Main Tanah

Berita Populer: Koleksi Mobil Juliari Batubara; Test Ride Suzuki Nex Crossover (35962)
searchPerbesar
Menjajal Suzuki Nex Crossover di jalan aspal dan off-road ringan. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparanOTO
Suzuki Indonesia baru saja menggelar sesi test ride produk motor matik terbarunya, Suzuki Nex Crossover beberapa waktu lalu. Pada pengujian itu, pabrikan tidak hanya menyuguhkan area jalan aspal saja namun juga area trek semi off-road.
Ya, statusnya sebagai motor matik crossover, memang membuat motor ini harus memiliki kemampuan yang mumpuni ketika melaju di kondisi jalan yang kurang mulus.
ADVERTISEMENT
Penasaran seperti apa rasa berkendara dan kemampuan dari Suzuki Nex Crossover ini? Klik tautan link berikut ini ya.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020