Berita Populer: Pemenang Miliarder Yamaha; Risiko Isi Bensin Sambil Goyang Mobil

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sartina, pemenang program Miliarder Yamaha tahun 2025. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sartina, pemenang program Miliarder Yamaha tahun 2025. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Cerita Sartina beli Mio M3 hingga jadi pemenang Miliarder Yamaha menjadi berita populer kumparanOTO, Minggu (28/9).

Isi bensin sambil goyang mobil, berisiko rusak komponen hingga kebakaran, serta wacana potongan BBN untuk tekan harga mobil di tengah turunnya daya beli juga menarik perhatian banyak pembaca

Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.

Cerita Sartina Beli Mio M3 hingga Jadi Pemenang Miliarder Yamaha

Yamaha mengadakan seremoni khusus untuk merayakan para pemenang program 'Miliarder Yamaha' di pameran Indonesia Motorcycle Show atau IMOS 2025. Ini sekaligus jadi penegasan bagaimana Yamaha tak hanya menjual produk motor, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih luas bagi pelanggan.

Ada dua orang beruntung yang keluar sebagai pemenang. Pasma Wati, seorang mahasiswi kebidanan di Kampar, Riau pemenang edisi 2024, serta Sartina pekerja Posyandu di Poso, Sulawesi Tengah sebagai pemenang pada tahun ini.

kumparan post embed

Isi Bensin Sambil Goyang Mobil, Berisiko Rusak Komponen hingga Kebakaran

Sebagian pengendara masih kerap menggoyang kendaraan saat mengisi bensin di SPBU. Aksi ini diyakini bisa membuat tangki lebih penuh atau bensin lebih stabil, padahal anggapan tersebut keliru.

Menurut Ahli Konversi Energi Fakultas Teknik dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB), Tri Yuswidjajanto, kebiasaan tersebut tidak ada manfaatnya dan justru menimbulkan bahaya.

kumparan post embed

Wacana Potongan BBN untuk Tekan Harga Mobil di Tengah Turunnya Daya Beli

Asisten Deputi Pengembangan Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, Elektronika, dan Aneka (Ilmate) Kemenko Perekonomian, Atong Soekirman mengungkap soal wacana pemotongan biaya Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN) untuk meningkatkan pasar otomotif dalam negeri.

Hal itu ia sampaikan dalam Bisnis Indonesia Forum bertajuk “Lima Dekade Industri Otomotif, Produk Lokal Pasar Global”, Kamis (25/9/2025) dan menjadi opsi non-pajak untuk menaikkan daya beli.

kumparan post embed