Berita Populer: Target Diler MG Motor Indonesia; Truk Listrik Tesla Terbakar

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
MG Z4 EV di IIMS 2023 Foto: Rizki Fajar Novanto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
MG Z4 EV di IIMS 2023 Foto: Rizki Fajar Novanto/kumparan

Informasi soal target pembangunan jaringan diler MG Motor Indonesia menjadi salah satu berita populer kumparanOTO, Selasa (17/9).

Kemudian artikel mengenai jumlah liter air untuk padamkan truk listrik Tesla Semi yang terbakar, serta Honda jelaskan alasan distribusi Mobilio dua bulan terakhir kosong.

Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.

MG Motor Indonesia Kejar Target 51 Diler Beroperasi Tahun Ini

MG Motor Indonesia percaya diri pasar otomotif Indonesia terus berkembang. Untuk menaikkan daya saing dan kompetitif dengan merek lain, brand otomotif yang dipegang SAIC Motor ini tengah mengakselerasi penambahan jaringan diler di Indonesia.

Tak tanggung-tanggung, MG menargetkan sedikitnya ada 50 jaringan diler yang bakal beroperasi tahun ini. Adapun sekarang, MG memiliki 29 diler yang telah beroperasi dan tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Bali.

kumparan post embed

Truk Listrik Tesla Terbakar Hebat, Butuh 190 Ribu Liter Air untuk Pemadaman

Setidaknya, 50 ribu galon atau setara dengan 190 ribu liter air dikerahkan oleh satuan pemadam kebakaran di Amerika Serikat untuk memadamkan truk listrik Tesla Semi yang terbakar pasca alami kecelakaan tunggal.

Dikutip Black Hill Pioneer, upaya menjinakkan api sekaligus untuk mendinginkan suhu baterai truk tersebut dikatakan tidak mudah. Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) setempat mengatakan, butuh perjuangan lain saat proses pemadaman.

kumparan post embed

HPM Jelaskan Nihilnya Distribusi Honda Mobilio 2 Bulan Terakhir

Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy menjelaskan perihal absennya aktivitas distribusi dari pabrik ke diler atau penjualan wholesales untuk model Low MPV Mobilio selama dua bulan terakhir.

"Untuk Mobilio memang saat ini kami fokuskan sebagai fleet sales ke beberapa company. Jadi distribusi Mobilio memang tergantung pada permintaan dari fleet company yang melakukan pemesanan," urai Billy saat dikonfirmasi kumparan, Sabtu (14/9).

kumparan post embed