Berita Populer: Toyota Ogah Luncurkan EV Sport; Daihatsu Soal Distribusi Xenia

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Chairman Toyota Akio Toyoda.  Foto: dok. Toyota
zoom-in-whitePerbesar
Chairman Toyota Akio Toyoda. Foto: dok. Toyota

Bos Toyota ogah luncurkan mobil sport listrik, pilih bau bensin dan suara mesin menjadi berita populer kumparanOTO, Rabu (21/5).

Daihatsu buka suara soal distribusi Xenia nol di April 2025, serta Toyota recall 8.288 unit Yaris Cross di Indonesia, simak detailnya juga menarik perhatian banyak pembaca.

Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.

Bos Toyota Ogah Luncurkan Mobil Sport Listrik, Pilih Bau Bensin dan Suara Mesin

Toyota GR sedang membangun lini mobil sport yang digadang-gadang paling menarik di antara pabrikan lainnya. Namun, menurut CEO Toyota Akio Toyoda, tidak satu pun dari model tersebut akan sepenuhnya listrik dalam waktu dekat.

Disitat dari Carscoops, Ketua Dewan Toyota sekaligus cucu pendiri Toyota Motor Corp., Kiichiro Toyoda, menyebutkan bahwa mobil sport sejati harus punya karakteristik khas “sesuatu dengan bau bensin dan suara mesin yang bising.” Itu artinya, mesin listrik belum jadi opsi untuk Gazoo Racing (GR), setidaknya untuk sekarang.

kumparan post embed

Daihatsu Buka Suara Soal Distribusi Xenia Nol di April 2025

Daihatsu Xenia tampak tidak ada atau nol di data wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode April 2025.

Marketing dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Sri Agung Handayani buka suara terkait hal tersebut.

kumparan post embed

Toyota Recall 8.288 Unit Yaris Cross di Indonesia, Simak Detailnya

Toyota-Astra Motor (TAM) menggelar program recall atau penarikan kembali untuk model Yaris Cross. Perusahaan menemukan adanya potensi pemasangan komponen panel atap kaca atau panoramic roof yang belum optimal.

Totalnya ada 8.288 unit dengan nomor rangka tertentu yang terdampak program tersebut, khususnya untuk Toyota Yaris Cross tahun produksi Mei 2023 sampai November 2024.

kumparan post embed