Berita Populer: Wuling Siapkan SUV PHEV Mewah; BEV 7-seater Hyundai

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Baojun Huajing S di Baojun Proving Ground, Liuzhou, China. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Baojun Huajing S di Baojun Proving Ground, Liuzhou, China. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Rencana kehadiran SUV PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) dari Wuling untuk pasar Indonesia merupakan berita populer pembaca kumparanOTO, Selasa (7/7).

Kemudian Hyundai siapkan mobil listrik 7-seater khusus untuk pasar domestik, hingga melihat pelajaran dari kasus kecelakaan mobil yang dikemudikan remaja 16 tahun.

Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.

Wuling Indonesia Siapkan SUV PHEV Mewah, Hyundai Palisade Kalah Gede

Wuling Indonesia bersiap meramaikan segmen plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) dengan meluncurkan SUV mewah 6-penumpang berukuran penuh. Model yang diperkenalkan sebagai Baojun Huajing S ini memiliki dimensi yang impresif, bahkan lebih panjang dari Hyundai Palisade, Chery Tiggo 9, dan Mercedes-Benz G-Class, menempatkan Wuling di kelas premium.

kumparan post embed

Siap Lawan BYD, Hyundai Siapkan EV 7-penumpang Rakitan Lokal

Hyundai Motors Indonesia (HMID) menunjukkan keseriusannya dalam menggarap segmen kendaraan listrik keluarga dengan menyiapkan SUV EV 7-penumpang rakitan lokal. Model ini diproyeksikan akan diluncurkan di GIIAS 2026, menantang dominasi kompetitor di pasar kendaraan listrik berkapasitas besar di Indonesia.

kumparan post embed

Belajar dari Kasus Remaja 16 Tahun di Kediri Bawa Mobil hingga Tabrak Pemotor

Kasus fatal yang melibatkan pengemudi di bawah umur kembali menyoroti urgensi keselamatan jalan di Indonesia. Insiden di Kediri, di mana seorang remaja 16 tahun mengemudikan Hyundai Palisade hingga menabrak pemotor, menunjukkan pola kejadian berulang yang mengindikasikan masyarakat dan pemangku kebijakan belum mengambil pelajaran serius dari kasus-kasus serupa.

kumparan post embed