BYD Janji Distribusi Mobil Listrik ke Konsumen Tak Bakal Mundur Lagi

11 Juni 2024 7:00 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Media first drive mobil listrik BYD Dolphin Jakarta-Bogor, Senin (22/1/2024). Foto: dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Media first drive mobil listrik BYD Dolphin Jakarta-Bogor, Senin (22/1/2024). Foto: dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Sejak debut perdananya pada Januari lalu, kemudian pengumuman harga resminya pada bulan setelahnya, mobil listrik BYD tak kunjung terlihat di jalanan Indonesia. Padahal produk asal China itu diklaim telah dipesan ribuan unit.
ADVERTISEMENT
BYD pun berkomitmen akan memulai proses pengiriman perdana pada bulan Juni ini, setelah sempat berjanji akan dimulai pada April lalu. Sudah bulan keenam, bagaimana perkembangan terbaru dari pabrikan?
Dijelaskan Head of Marketing & Communication BYD Motor Indonesia, Luther T. Panjaitan mengeklaim pihaknya tengah bersiap untuk mulai mengirimkan unit pesanan dalam waktu dekat.
"Minggu depan sebenarnya mobil kami bisa dibilang sudah merapat di Indonesia. Namun, kami masih butuh proses," buka Luther dihubungi kumparan, Senin (10/6).
Test drive BYD Atto 3. Foto: Dok. Istimewa
Dirinya masih enggan merinci kepastian jadwal pengiriman mobil listriknya itu, jelasnya apa yang dilakukan sudah sesuai dengan arahan perusahaan. Jumlah unit yang disiapkan menjadi alasan lainnya.
"Nanti kami umumkan, soalnya kalau belum clearance saya tidak mau mengumbar dahulu karena kan memang belum proses pengiriman. Tapi komitmen kami memang on track untuk delivery dan memang jumlahnya tidak sedikit. Jadi mudah-mudahan bisa terealisasi komitmen kami bulan ini," papar Luther.
ADVERTISEMENT
Menyoal jumlah pesanan yang telah diterima, Luther juga enggan membeberkan angka pastinya. Ia hanya menyebut, komposisi pembelian model Dolphin, Atto 3, dan Seal sudah mulai seimbang.
"Banyak, ribuan unit saya perlu pastikan kembali angka pastinya. Lebih (dari 2.000 unit), so far sudah balance dari ketiga model (Dolphin, Atto 3, Seal) itu untuk awal ini," imbuhnya.
Tampilan mobil BYD Seal yang diperkenalkan di IIMS 2024, JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (15/2/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Luther juga menepis kabar soal keterlambatan pengiriman unit ke konsumen salah satunya disebabkan terjegal regulasi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 24 tahun 2021 tentang Perikatan untuk Pendistribusian Barang oleh Distributor atau Agen.
"Tidak ada (kendala), memang BYD melakukan proses importasi kendaraan CBU ini dengan jalur komitmen investasi. Jadi bukan hanya sekadar impor biasa, jadi datangkan kemudian bayar kewajiban dan segala macam," jelasnya.
ADVERTISEMENT
"Tetapi BYD ini kan melalui konsep investasi jadi menyangkut beberapa institusi yang berproses saja. Kedua, jumlah pesanan yang jauh di atas kami bayangkan, membuat kami cukup kewalahan memproses pengajuan dan eksekusi. Ini soal membawa kendaraan dari luar negara ke Indonesia," kata Luther.

Janji pengiriman mobil listrik BYD tak akan diundur lagi

PT BYD Motor Indonesia (BYD) menandatangani kesepakatan kerja sama dengan PT SuryaciptaSwadaya terkait pembangunan pabrik mobil listrik. Foto: Dok. Suryacipta Swadaya
Luther memastikan, BYD tak akan mengundurkan jadwal pengiriman mobil listrik ke konsumen dan tetap melakukannya pada bulan Juni tahun ini. Seperti yang sudah disampaikan Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao bulan lalu.
"Harusnya tidak, bahkan kami sudah siap dengan proses pengirimannya. Harapannya step awalnya pada Juni ini karena kami tidak bisa langsung penuhi semuanya secara bersamaan bulan Juni," ucapnya.
ADVERTISEMENT
***