BYD Lakukan Investigasi Sedan Listrik Seal yang Berasap di Palmerah

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mobil listrik BYD Seal milik konsumen yang disebut terbakar saat terpakir di garasi di Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Ho-Gulkarmat
zoom-in-whitePerbesar
Mobil listrik BYD Seal milik konsumen yang disebut terbakar saat terpakir di garasi di Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Ho-Gulkarmat

Head of PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther T. Panjaitan buka suara perihal kasus sedan listrik BYD Seal milik konsumen yang dikerubungi asap tebal saat sedang terparkir di garasi.

"Kami turut prihatin atas kondisi yang menimpa konsumen kami dan memohon maaf atas ketidaknyamanan tersebut," urai Luther dihubungi kumparan, Rabu (14/5/2025).

Luther menerangkan, berdasarkan informasi langsung di lapangan, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Ia juga menegaskan bahwa insiden yang menimpa mobil listrik itu berupa asap dan bukan berasal dari api seperti yang tertera pada foto.

"Bukan berasal dari api seperti pada foto yang beredar, di mana memperlihatkan pantulan lampu mobil berwarna merah pada asap tersebut," lanjutnya.

Head of Marketing, PR & Goverment BYD Indonesia Luther Panjaitan menghadiri kumparan New Energy Vehicle Summit 2025 di MGP Space, SCBD Park, Jakarta, Selasa (6/5/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Diakuinya, tim purnajual BYD sudah menjemput unit milik konsumen bersangkutan untuk dipelajari dan dilakukan investigasi lebih lanjut agar menemukan penyebab pasti insiden tersebut. Luther berjanji akan segera memberikan keterangan temuannya ke publik.

Dilansir Antara, peristiwa tersebut terjadi di di Jalan Katalis, Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat pada Selasa, 13 Mei 2025 kemarin. Pemilik mendapati unitnya bermasalah pada pukul 04:18 WIB.

Menurut Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syarifudin dugaan awal kejadian tersebut dikarenakan adanya korsleting pada baterai kendaraan tersebut.

"Mobil di garasi rumah tidak terpakai selama 3 hari tiba-tiba mengeluarkan asap. Diduga karena fenomena listrik pada baterai mobil listrik," kata Syarifudin kepada Antara.

Selain diselubungi asap, pengakuan dari beberapa orang yang berada di lokasi sempat mendengar semacam letupan. Kemudian pemilik turut melaporkan hal tersebut kepada petugas pemadam kebakaran yang datang.

Tim pemadam disebut mengerahkan hingga 6 unit kendaraan lengkap dengan 30 personil. Pada beberapa foto yang tersebar di media sosial dan internet, tampak kondisi bagian dalam BYD Seal tersebut masih utuh dan seperti tidak tersentuh oleh api.