BYD Rilis Kapal Pengangkut Ribuan Mobil Lagi, Total Ada 8 Beroperasi

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
BYD Jinan, kapal pengangkut mobil kedelapan milik BYD. Foto: Dok. BYD
zoom-in-whitePerbesar
BYD Jinan, kapal pengangkut mobil kedelapan milik BYD. Foto: Dok. BYD

Ekspansi global BYD seperti tidak ada remnya. Terbaru, perusahaan yang bermarkas di Shenzhen, China ini menambah kapal pengangkut ribuan mobil terbaru yang diberi nama BYD Jinan.

Berdasarkan dari laporan CN EV Post, kapal ini menjadi unit kedelapan sekaligus pelengkap armada pengangkut kendaraan milik pabrikan mobil listrik asal Tiongkok tersebut.

Dalam pengumumannya di Weibo, BYD Jinan sudah resmi beroperasi. Nama kapal ini diambil dari kota Jinan, Provinsi Shandong, yang juga menjadi salah satu basis produksi terbesar BYD.

Dengan bergabungnya BYD Jinan, armada laut BYD kini sudah lengkap. Perusahaan menyebut langkah ini sebagai upaya mempercepat pendistribusian mobil-mobil produksi mereka. Pabrikan juga menyebut belum ada rencana menambah armada baru dalam waktu dekat.

Kapal Cargo BYD Changzhou untuk ekspor mobil BYD dari China. Foto: Dok. BYD

Sebelumnya, BYD sudah meluncurkan tujuh kapal yakni BYD Explorer No.1, BYD Hefei, BYD Changzhou, BYD Shenzhen, BYD Xi’an, BYD Changsha, BYD Zhengzhou, dan BYD Jinan. Khusus BYD Zhengzhou dengan kapasitas 7.000 kendaraan sudah beroperasi sejak Juli lalu.

Penamaan kapal BYD tersebut sesuai kota basis produksinya. Hanya BYD Explorer No.1 yang berbeda, dengan kapasitas 4.000 kendaraan. Sementara mayoritas kapal BYD mampu mengangkut 7.000 unit, bahkan ada tiga unit berkapasitas hingga 9.200 kendaraan.

Dengan tambahan kapal baru ini, kapasitas ekspor BYD bisa melampaui satu juta kendaraan per tahun. Namun, perusahaan belum mengumumkan secara resmi berapa kapasitas muatan untuk BYD Jinan.

BYD Jinan, kapal pengangkut mobil kedelapan milik BYD. Foto: Dok. BYD

Dari sisi penjualan, BYD mencatat performa positif sepanjang Agustus 2025. Total 373.626 kendaraan energi baru (NEV) terjual, naik tipis 0,15 persen dibanding tahun lalu dan meningkat 8,52 persen dari Juli.

Penjualan tersebut terdiri dari 371.501 unit mobil penumpang listrik dan 2.125 unit kendaraan komersial listrik. Dari angka itu, 80.813 unit diekspor ke luar negeri, melesat 156,95 persen dibanding Agustus tahun lalu.

Secara kumulatif, periode Januari hingga Agustus 2025 mencatat 625.816 unit ekspor NEV, atau tumbuh 136,27 persen secara tahunan. Lonjakan ini menegaskan strategi global BYD semakin agresif dengan dukungan armada laut sendiri.

Kapal BYD Bersandar di Indonesia

BYD Zhengzhou di Indonesia. Foto: Dok. BYD

Menariknya salah satu kapal BYD yakni BYD Zhengzhou pernah berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok pada Agustus lalu.

Bersandarnya BYD Zhengzhou di Indonesia saat itu untuk mengantarkan sejumlah mobil listrik BYD dari negara asalnya China. Kapal tersebut juga termasuk kapal berukuran besar yang pernah bersandar di pelabuhan tersebut.

BYD Zhengzhou di Indonesia. Foto: Dok. BYD

“Kapal RoRo BYD Zhengzhou bertenaga LNG yang mampu menampung hingga 7.000 unit mobil untuk pertama kalinya bersandar di pelabuhan Tanjung Priok,” ujar keterangan di unggahan media sosial Pelabuhan Tanjung Priok.