BYD Ungkap Hasil Investigasi Awal Insiden Mobil Listrik Seal yang Berasap

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mobil listrik BYD Seal milik konsumen yang disebut terbakar saat terpakir di garasi di Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Ho-Gulkarmat
zoom-in-whitePerbesar
Mobil listrik BYD Seal milik konsumen yang disebut terbakar saat terpakir di garasi di Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Ho-Gulkarmat

PT BYD Motor Indonesia angkat bicara menanggapi hasil investigasi sementara terkait insiden mobil listrik BYD Seal yang berasap di Palmerah, Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

President Director PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao sebelumnya menyampaikan keprihatinannya kepada konsumen akibat insiden tersebut.

“Pertama-tama kami ingin mengucapkan rasa prihatin kami dan empati kami terhadap pemilik BYD Seal yang mengalami insiden ini. Salah satu filosofi BYD adalah meletakkan kepedulian kepada konsumen itu jadi hal nomor satu,” buka Eagle Zhao di sela-sela peluncuran BYD Seal di Mandalika, Rabu (21/5/2025).

Selain itu Eagle menceritakan, usai kejadian BYD langsung mendatangi konsumen dan melakukan investigasi. Pihaknya juga berkoordinasi dengan konsumen guna mengakomodir kerugian dan ketidaknyamanan yang dialami konsumen.

“Setelah insiden tersebut, tiga jam setelah kejadian tim BYD mendatangi konsumen tersebut. Dan pada saat yang sama kami juga melakukan investigasi teknis yang mendalam,” tegasnya.

Tampilan BYD Sealion 7 saat dipamerkan pada kumparan New Energy Vehicle Summit 2025 di MGP Space, SCBD Park, Jakarta, Selasa (6/5/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Berdasarkan hasil dari investigasi sementara, Eagle menyampaikan, insiden tersebut tidak ada kaitannya dengan permasalahan baterai dari mobil listrik BYD Seal melainkan faktor lainnya.

“Jadi dari temuan saat ini yang kami temukan dari wairing kabel yang short circuit sehingga menyebabkan korsleting diduga dari faktor luar,” terangnya.

“Akibatnya dari kejadian tersebut ada over heat dan low voltage baterai, kalau di ICE (Internal Combustion Enggine) saat starter di kendaraan (Aki). Sehingga kita temukan asap dari bawah,” imbuhnya.

Tampilan BYD Sealion 7 saat dipamerkan pada kumparan New Energy Vehicle Summit 2025 di MGP Space, SCBD Park, Jakarta, Selasa (6/5/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Namun meski terdampak insiden ini, hingga saat ini BYD menyatakan masih terus berkomunikasi dengan konsumen. Bahkan Eagle juga bilang bila konsumennya tersebut tetap setia menggunakan mobil listrik.

“Sementara kami terus melakukan investigasi lebih lanjut, komunikasi dengan konsumen tentang apa yang bisa kami lakukan masih berlanjut,” tegasnya.

“Dan sampai sekarang konsumen merasa puas terhadap apa yang kami berikan dan tetap percaya dengan mobil listrik,” tuntasnya.