Distribusi Wuling Eksion Tembus Nyaris 1.000 Unit, Berkat Produksi Lokal

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wuling Eksion PHEV. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wuling Eksion PHEV. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Wuling Motors terus mempercepat proses distribusi model terbarunya, Wuling Eksion, ke konsumen di Indonesia. Serah terima unit disebut sudah berjalan masif sejak bulan lalu dengan angka yang terus bertambah.

Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, mengungkapkan bahwa jumlah unit yang telah diterima konsumen kini mendekati angka seribu. Distribusi dilakukan secara bertahap seiring dengan meningkatnya permintaan pasar.

“Bulan lalu kita juga sudah serah terima unit Eksion ini kepada mungkin ratusan pengguna. Hampir seribu mungkin hari ini sudah diserahterima kepada konsumen,” ujar Ricky saat ditemui di Jakarta Selatan, Rabu (3/5/2026).

Ia menjelaskan, kelancaran distribusi tersebut tidak lepas dari kesiapan fasilitas produksi Wuling di dalam negeri. Pabrik yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat, menjadi kunci dalam menjaga suplai unit tetap stabil.

Wuling Eksion PHEV. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Dengan status produksi lokal atau completely knocked down (CKD), Wuling memiliki kendali lebih besar terhadap proses manufaktur. Hal ini memungkinkan perusahaan merespons permintaan pasar dengan lebih cepat tanpa harus bergantung pada impor utuh.

Ricky menegaskan bahwa strategi produksi domestik memberikan keuntungan signifikan bagi perusahaan. Selain mempercepat distribusi, langkah ini juga memberikan kepastian kepada konsumen terkait waktu pengiriman unit.

“Jadi itu keuntungan dari kami yang bisa memproduksi kendaraan secara langsung,” tambah Ricky.

Wuling Eksion PHEV. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Lebih lanjut, kemampuan produksi lokal juga berperan dalam menghindari antrean inden panjang yang kerap terjadi pada model baru. Dengan kapasitas yang dimiliki, Wuling dapat menjaga ritme distribusi tetap konsisten.

Situasi ini sekaligus menjadi keunggulan kompetitif di tengah pasar otomotif yang semakin dinamis. Konsumen tidak hanya mempertimbangkan produk, tetapi juga kecepatan dan kepastian dalam mendapatkan unit kendaraan.

Wuling Eksion PHEV. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Seiring dengan meningkatnya angka distribusi, Wuling juga terus memantau respons pasar terhadap Eksion. Hal ini dilakukan untuk memastikan strategi produksi dan distribusi tetap selaras dengan kebutuhan konsumen di Indonesia.

Dengan capaian hampir seribu unit dalam waktu relatif singkat, distribusi Wuling Eksion menunjukkan tren positif. Ke depan, perusahaan berupaya menjaga momentum tersebut melalui optimalisasi produksi lokal dan jaringan distribusi.