Gara-gara Corona, Pengiriman Renault Triber AMT Molor

PT Maxindo Renault Indonesia (MRI) menginformasikan MPV murah Renault Triber bertransmisi AMT (Automated Manual Transmission) mengalami kemunduran jadwal pengiriman impor.
COO MRI, Davy J. Tuilan mengungkapkan keterlambatan pengiriman itu disebabkan situasi pandemi COVID-19 yang terjadi di seluruh dunia termasuk India sebagai basis produksi Triber.
"Pada saat pandemi COVID-19 mulai meningkat, rekan-rekan kan tahu hampir semua merek otomotif di dunia menutup pabriknya, termasuk pabrik Renault di India. Dengan pabriknya yang tidak aktif itu sehingga persiapan untuk produksi Triber AMT ini agak mundur dari jadwal," ucap Davy dalam virtual media conference, Senin (19/5) siang.

Awalnya, kata Davy, Triber AMT diagendakan tiba di Indonesia pada Juni mendatang. Sayangnya, dengan adanya kondisi tersebut mau tidak mau membuat pengiriman Renault Triber AMT diperkirakan mundur 2 hingga 3 bulan.
Kalau berdasarkan bocoran, memang belum fix ya tergantung kondisi nanti, tapi ada kemungkinan produksi Renault Triber AMT itu akan dimulai pada bulan Agustus," ungkap Davy.
Davy juga mengatakan, saat ini pihaknya terus intens berkomunikasi dengan Renault India terkait pengiriman Triber AMT tersebut. Dirinya berharap agar konsumen Renault di Indonesia bisa segera mendapatkan unit Triber AMT.
Sekadar informasi, Renault Triber resmi diperkenalkan oleh MRI pada GIIAS 2019 lalu. Secara spesifikasi, calon pesaing Calya dan Sigra ini dipersenjatai dengan mesin bensin 3-silinder berkapasitas 1.0 liter.

Mesin itu menjanjikan tenaga 72 dk pada 5.500 rpm dan torsi puncak 96 Nm pada 4.250 rpm. Untuk pilihan transmisinya, Renault Triber punya 2 pilihan, yaitu manual 5 percepatan dan AMT (Automated Manual Transmission).
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona )
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.