GIIAS Semarang 2026 Hadirkan 19 Merek Otomotif, Ada Diskon BBNKB 10 persen

Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS Semarang 2026 menghadirkan lebih banyak merek kendaraan dibandingkan penyelenggaraan tahun lalu. Tahun ini, sebanyak 18 merek mobil dan satu merek sepeda motor ambil bagian dalam pameran yang berlangsung di Muladi Dome Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, 30 September hingga 4 Oktober 2026.
Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran GAIKINDO, Anton Kemal Kumonty, mengatakan jumlah peserta merek mobil tahun ini bertambah lima dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
“Tahun lalu 13, tahun ini 18 kendaraan roda 4. Ditambah dengan satu roda dua. Itu kita harapkan tentu lebih baik dari tahun lalu,” kata Anton saat ditemui di sela penyelenggaraan GIIAS Semarang 2026 di Semarang, Rabu (30/9).
Total 19 merek kendaraan yang tampil terdiri dari BAIC, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC AION, Geely, Honda, Jetour, KIA, Leapmotor, Mazda, Omoda Jaecoo, Suzuki, Toyota, VinFast, dan Wuling untuk kendaraan roda empat. Sementara Polytron menjadi satu-satunya merek roda dua.
Penambahan peserta membuat sejumlah merek yang sebelumnya belum hadir di GIIAS Semarang kini ikut meramaikan pameran. Changan, Geely, Jetour, KIA, Leapmotor, Omoda Jaecoo, dan Polytron menjadi tujuh merek yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
“Tentunya dari kami mengharapkan GIIAS di Semarang ini lebih sukses lagi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dan bisa memperkuat industri otomotif Indonesia,” ujarnya.
Selain jumlah merek, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan insentif bagi konsumen yang melakukan pembelian kendaraan selama GIIAS Semarang 2026. Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Tengah Muhamad Masrofi mengatakan pemerintah memberikan relaksasi Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 10 persen.
“Jadi bagi para masyarakat yang membeli kendaraan di pameran GIIAS Semarang tahun 2026 ini, Bapak Gubernur memberikan diskon. Diskonnya bukan diskon mobil, tapi diskon BBNKB. Pemberian BBNKB ini sebesar 10 persen,” kata Masrofi.
Menurut Masrofi, potongan tersebut dapat mengurangi harga on the road kendaraan yang dibeli selama pameran karena BBNKB merupakan salah satu komponen dalam harga kendaraan.
“Karena BBNKB itu include on the road, maka harganya otomatis akan berkurang dari harga pasaran kalau tidak ada pameran seperti GIIAS ini,” ujarnya.
Insentif tersebut diberikan dengan harapan transaksi kendaraan selama pameran ikut meningkat. Masrofi mengatakan pemerintah daerah ingin memanfaatkan momentum GIIAS untuk mendorong penjualan kendaraan bermotor di Jawa Tengah.
“Jadi Bapak Gubernur memberikan diskon agar menggairahkan penjualan mobil pada saat pameran, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut,” tuturnya.
Dari sisi industri, peningkatan jumlah peserta GIIAS Semarang juga mencerminkan bertambahnya pilihan kendaraan yang dapat dilihat langsung konsumen Jawa Tengah. Tahun ini, pameran tidak hanya diisi merek Jepang dan Eropa, tetapi juga semakin banyak merek China serta merek asal Vietnam dan Korea.
Selain 19 merek kendaraan, GIIAS Semarang 2026 juga menghadirkan puluhan merek industri pendukung yang bergerak di sektor komponen dan aksesori kendaraan. Produk yang ditampilkan antara lain ban, pelek, suspensi, perlengkapan perawatan kendaraan, hingga aksesori.
Setelah Semarang, rangkaian GIIAS The Series 2026 akan berlanjut ke Makassar pada 28 Oktober hingga 1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar. Gaikindo juga telah menyiapkan penyelenggaraan GIIAS Bali pada 27-31 Januari 2027 di The Meru Sanur sebagai kota baru dalam rangkaian pameran tersebut.
