kumparan
Otomotif11 Desember 2019 6:51

Harga Mobil Bekas Datsun Diperkirakan Anjlok 50 Persen

Konten Redaksi kumparan
Mobil Datsun Go+
Pegawai membersihkan mobil Datsun Go+ Panca di kawasan Pulo Gadung, Jakarta, Rabu (27/11). Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Salah satu jenama asal Jepang, Datsun, santer dirumorkan akan mengakhiri produksi di Indonesia, pada awal tahun 2020 mendatang. Kemudian selanjutnya, mereka hanya tinggal menghabiskan sisa stoknya saja.
ADVERTISEMENT
Memang kabar ini belum dijawab secara resmi oleh pihak Nissan Datsun Indonesia, meski begitu Kementerian Perindustrian kala dikonfirmasi kumparan, sudah mengetahui kabar tersebut.
Terkait dengan kabar mundurnya Datsun tersebut, ternyata efeknya juga akan melanda pasar mobil bekas. Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih memprediksikan, harga mobil bekas Datsun akan mengalami penurunan yang signifikan.
Datsun itu memang dari dulu kan kurang bagus ya, nah dengan nanti dia tutup jadi lebih parah lagi. Prediksi saya sih bisa 50% penurunan harganya,” jelas Herjanto saat dihubungi kumparan, beberapa waktu lalu.
Datsun GO+ Panca
Datsun GO+ Panca Foto: dok. Muhammad Ikbal/kumparan
Dirinya juga membandingkan, rumornya Datsun tutup tersebut akan jauh lebih berdampak dibandingkan tutupnya Chevrolet beberapa waktu lalu. Saat Chevrolet mengumumkan berhenti beroperasinya, penurunan harga mobil bekasnya tidak terlalu signifikan.
ADVERTISEMENT
Anjloknya harga Datsun bekas tersebut, dinilai Herjanto adalah sesuatu hal yang wajar. Sepinya peminat Datsun di segmen mobil baru, menurutnya sangat berpengaruh ke segmen mobil bekasnya. Dirinya juga tidak menampik apabila mobil tersebut sangat jarang ditemui di tempatnya.
“Jarang ya disini, karena populasi barunya dia juga tidak banyak dan memang peminat bekasnya juga kurang banget. Jadi mungkin pedagang disini banyak yang enggak mau nyetok juga,” beber Herjanto.
Harga bekasnya yang anjlok tersebut, menurut Herjanto membuat Datsun menjadi incaran para pekerja taksi online dan konsumen dari daerah.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan