Honda Step WGN Sampai ke Tangan Konsumen Agustus 2025

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Honda Step WGN Hybrid. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
zoom-in-whitePerbesar
Honda Step WGN Hybrid. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO

PT Honda Prospect Motor (HPM) bersiap meramaikan segmen MPV elektrifikasi di Indonesia lewat kehadiran Honda Step WGN e:HEV di Pasar Indonesia.

Model ini akan resmi diperkenalkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 yang dihelat pada 24 Juli sampai 3 Agustus di ICE BSD, Tangerang.

Honda Step WGN Hybrid. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO

Menariknya, meski belum meluncur secara resmi, pihak HPM sudah membuka keran pemesanan. Konsumen sudah bisa melakukan pemesanan alias inden untuk unit Step WGN e:HEV.

Salah satu tenaga penjual yang dihubungi kumparan mengatakan, pemesanan sudah bisa dilakukan dengan booking fee mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 10 juta.

Ia juga mengungkapkan pengiriman akan segera di lakukan tergantung pemesanan. Kisarannya antara Agustus hingga Oktober 2025.

Honda Step WGN di GJAW 2024. Foto: Trio Witjaksono/kumparan

“Kalau mau ikut antrean dari sekarang biar bisa dapat unitnya di September sampai Oktober paling lama. Tapi kemungkinan bisa dapat lebih cepat di Agustus sampai September,” kata tenaga penjual saat dikonfirmasi kumparan.

Lebih lanjut, Ia juga bilang untuk Honda Step WGN sudah ada lima konsumen yang melakukan pemesanan sejak beredarnya kabar bakal diluncurkan secara resmi di GIIAS 2025.

Soal harga berdasarkan hasil survei yang dilakukan HPM, banyak konsumen yang menginginkan mobil dengan desain boxy ini dibanderol dari kisaran harga Rp 650 jutaan hingga Rp 699 jutaan.

Honda Step WGN Hybrid. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO

Lebih lanjut, tenaga penjual juga memberikan estimasi harga Honda Step WGN di Rp 699 jutaan. Namun, semisal harganya jauh dari estimasi tersebut, dan ingin membatalkan pemesanan, booking fee akan dikembalikan secara utuh.

“Kalau semisal nantinya pas ready harganya lebih dari Rp 699 juta. Atau naiknya terlalu tinggi, booking fee bisa di-refund 100 persen,” tegasnya.