Ini 6 Ruas Tol Pertama yang Dibangun di Indonesia (Bagian 1)
·waktu baca 7 menit

Keberadaan jalan bebas hambatan atau jalan tol di Indonesia kini terus berkembang pesat. Hampir setiap tahunnya, pemerintah selalu melakukan pembangunan ruas tol baru, guna menghubungkan berbagai daerah di Tanah Air.
Berdasarkan data dari Badan Pengatur Jalan Tol atau BPJT, saat ini total panjang jalan tol di Indonesia sudah mencapai 2.457 kilometer yang mencakup ruas tol di Pulau Jawa, Bali, Sumatera, Sulawesi, hingga Kalimantan.
Infrastruktur ini bermanfaat dalam memberikan kemudahan dan pilihan akses perjalanan bagi masyarakat yang hendak bepergian, serta semakin mempercepat waktu tempuh perjalanan.
Nah sebelum sampai sepanjang dan sebanyak sekarang, sebenarnya di mana saja sih ruas tol pertama yang dibangun di Indonesia?
Nah, bagi Anda yang belum tahu, berikut kumparan rangkum 6 ruas tol awal yang ada di Indonesia.
Ruas Tol Jagorawi - 1978
Ruas tol pertama yang dibangun di Indonesia, yakni Jagorawi yang merupakan singkatan dari Jakarta Bogor Ciawi. Mengutip dari situs resmi BPJT, ruas tol ini memiliki total panjang 59 kilometer termasuk jalan akses masuk dan keluar.
Dalam proses pembangunannya, ruas tol Jagorawi dibagi dalam 2 seksi. Pertama seksi Jakarta Cawang-Cibinong Bogor sejauh 26,5 kilometer. Lalu seksi kedua sejauh 10 kilometer yang menghubungkan Cibinong dengan Ciawi Bogor.
Pembangunan ruas tol Jagorawi ini dimulai pada 1974 dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada Maret 1978 untuk seksi pertama. Sementara seksi kedua diresmikan setahun setelahnya.
Hingga saat ini, ada 4 simpang susun serta 13 gerbang tol yang terdapat di ruas tol Jagorawi. Terdapat juga 5 rest area yang tersebar, baik itu arah Bogor maupun arah Jakarta. Berikut lengkapnya.
Simpang susun
SS Cawang - Penghubung Jagorawi, Dalam Kota Jakarta, dan Jakarta Cikampek
SS Pasar Rebo - Penghubung Jagorawi, Lingkar Luar Jakarta
SS Cimanggis - Penghubung Jagorawi, Lingkar Luar Jakarta 2
SS Ciawi - Penghubung Jagorawi, Bocimi.
Gerbang Tol
Gerbang Tol Cililitan Utama
Gerbang Tol Taman Mini
Gerbang Tol Dukuh
Gerbang Tol Cibubur
Gerbang Tol Cimanggis
Gerbang Tol Gunung Putri
Gerbang Tol Kranggan
Gerbang Tol Citeureup
Gerbang Tol Sirkuit Sentul
Gerbang Tol Sentul Selatan
Gerbang Tol Bogor
Gerbang Tol Bogor Selatan
Gerbang Tol Ciawi.
Rest Area
Rest Area Cibubur Square (Kilometer 10 arah Ciawi)
Rest Area Sentul (Kilometer 35 arah Ciawi)
Rest Area Ciawi (Kilometer 45 arah Ciawi)
Rest Area Bogor (Kilometer 38 arah Jakarta)
Rest Area Gunung Putri (Kilometer 21 arah Jakarta).
Ruas Tol Jakarta-Tangerang - 1984
Berikutnya ada ruas tol Jakarta-Tangerang yang diresmikan pada 1984. Ini menjadi ruas tol tertua kedua yang ada di Indonesia. Masih mengacu BPJT, ruas tol ini memiliki total panjang hingga 33 kilometer, termasuk akses masuk dan keluar.
Saat ini, ruas tol Jakarta-Tangerang menjadi penghubung bagi beberapa ruas tol lain yang ada di Jakarta dan Banten, seperti ruas tol Tangerang-Merak, ruas tol dalam kota Jakarta, ruas tol lingkar luar Jakarta 1, dan ruas tol lingkar luar Jakarta 2.
Ada 3 simpang susun dan 11 gerbang tol yang terdapat pada ruas tol Jakarta-Tangerang. Sementara untuk rest area, tersedia di 2 lokasi. Berikut lengkapnya.
Simpang Susun
SS Tomang
SS Kembangan
SS Kunciran.
Gerbang tol
Gerbang tol Tomang
Gerbang tol Kebon Jeruk
Gerbang tol Meruya
Gerbang tol Kembangan Selatan
Gerbang tol Karang Tengah
Gerbang tol Kunciran
Gerbang tol Tangerang Alam Sutera
Gerbang tol Tangerang Serpong
Gerbang tol Karawaci
Gerbang tol Bitung
Gerbang tol Cikupa.
Rest area
Rest area Karang Tengah (Kilometer 13,5 arah Tangerang Merak)
Rest area Karang Tengah (Kilometer 14 arah Tomang Jakarta).
Ruas tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo - 1985
Selanjutnya ada ruas tol Prof. Dr.Ir. Sedyatmo atau yang sering disebut ruas tol Bandara Soekarno-Hatta. Memiliki total panjang 14 kilometer, ruas tol ini menghubungkan Bandara Soekarno-Hatta dengan ruas tol dalam kota Jakarta, ruas tol lingkar luar Jakarta 1, serta ruas tol lingkar luar Jakarta 2.
Ruas tol ini diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 1985. Saat ini, ruas tol Sedyatmo dibagi dalam 2 bagian, yakni jalur lama dan jalur baru yang menggunakan jalan lebih tinggi atau semi layang. Kehadiran jalan semi layang ini untuk mengantisipasi banjir besar seperti yang pernah terjadi pada 2008.
Untuk saat ini, ruas tol Sedyatmo memiliki 3 simpang susun dan 4 gerbang tol. Lalu untuk rest area, hanya tersedia 1 rest area. Berikut lengkapnya.
Simpang susun
SS Pluit
SS Kapuk
SS Benda.
Gerbang Tol
Gerbang Tol Pluit
Gerbang Tol Kapuk
Gerbang Tol Kamal
Gerbang Tol Cengkareng.
Rest Area
Rest Area Kilometer 21,4 arah Bandara Soekarno-Hatta.
Ruas Tol Surabaya-Gempol - 1986
Bergeser ke Timur Pulau Jawa, ada ruas tol Surabaya-Gempol yang diresmikan pertama kali pada 1986. Ini merupakan jalan tol pertama yang dibangun di Timur Pulau Jawa atau Provinsi Jawa Timur.
Saat awal peresmiannya pada Juli 1986, ruas tol Surabaya-Gempol ini memiliki total panjang hingga 43 kilometer. Namun dikarenakan adanya bencana lumpur panas Lapindo pada 2006, membuat total panjang kilometer ini menyusut 6 kilometer, sehingga kini hanya 37 kilometer.
Kondisi itu juga membuat ruas tol Porong-Gempol menjadi direlokasi atau bergeser 3 kilometer dari titik semula. Sampai saat ini, ruas tol Surabaya-Gempol, memiliki 3 simpang susun, 10 gerbang tol, dan 2 rest area. Berikut lengkapnya.
Simpang Susun
SS Dupak
SS Waru
SS Sidoarjo.
Gerbang Tol
Gerbang Tol Dupak
Gerbang Tol Banyu Urip
Gerbang Tol Kota Satelit
Gerbang Tol Gunung Sari
Gerbang Tol Waru
Gerbang Tol Waru Utama
Gerbang Tol Sidoarjo
Gerbang Tol Porong
Gerbang Tol Kejapanan Utama
Gerbang Tol Gempol.
Rest Area
Rest Area Kilometer 754 arah Gempol
Rest Area Kilometer 753 arah Surabaya.
Ruas Tol Belmera - 1986
Selain di Pulau Jawa, pada Desember 1986 pemerintah Indonesia rupanya juga turut meresmikan ruas tol pertama di Pulau Sumatera, tepatnya Provinsi Sumatera Utara.
Ruas tol yang memiliki total panjang 34,2 kilometer itu, menghubungkan Pelabuhan Belawan, kota Medan, dan kota Tanjung Morawa. Sampai saat ini, ruas tol Belmera memiliki 1 simpang susun dan 7 gerbang tol. Berikut lengkapnya.
Simpang Susun
SS Tanjung Morawa.
Gerbang Tol
Gerbang Tol Belawan
Gerbang Tol Mabar
Gerbang Tol Tanjung Mulia
Gerbang Tol Haji Anif
Gerbang Tol Bandar Selamat
Gerbang Tol Amplas
Gerbang Tol Tanjung Morawa.
Ruas Tol Jakarta-Cikampek - 1987
Ruas tol keenam yang dibangun pemerintah Indonesia pada era 1980an, yakni ruas tol Jakarta-Cikampek. Ruas tol yang menghubungkan Cawang Jakarta hingga Cikopo Jawa Barat ini memiliki total panjang hingga 73 kilometer.
Pertama kali dibangun pada 1987, ruas tol Jakarta-Cikampek ini akhirnya diresmikan pertama kalinya pada November 1988.
Selain jadi penghubung antara Jakarta dan Jawa Barat, ruas tol ini juga turut terhubung dengan berbagai ruas tol lainnya, seperti ruas tol Dalam Kota Jakarta, ruas tol lingkar luar Jakarta 1, ruas tol lingkar luar Jakarta 2, ruas tol Jagorawi, ruas tol Cipularang, dan ruas tol Cipali.
Sebagai salah satu ruas tol yang paling ramai dilalui pengendara, ruas tol Jakarta-Cikampek ini memiliki 5 simpang susun, 17 gerbang tol, dan 9 rest area. Ini menjadikan ruas tol Jakarta-Cikampek, sebagai salah satu ruas tol yang memiliki banyak gerbang tol dan rest area. Berikut lengkapnya.
Simpang Susun
SS Cawang
SS Cikunir
SS Cibitung
SS Dawuan
SS Cikampek.
Gerbang Tol
Gerbang Tol Halim Utama
Gerbang Tol Pondok Gede Barat
Gerbang Tol Pondok Gede Timur
Gerbang Tol Cikunir
Gerbang Tol Bekasi Barat
Gerbang Tol Bekasi Timur
Gerbang Tol Tambun
Gerbang Tol Cibitung
Gerbang Tol Cikarang Utara
Gerbang Tol Cikarang Barat
Gerbang Tol Cibatu
Gerbang Tol Cikarang Timur
Gerbang Tol Karawang Barat
Gerbang Tol Karawang Timur
Gerbang Tol Kalihurip Utama
Gerbang Tol Dawuan
Gerbang Tol Cikampek Utama
Gerbang Tol Cikampek.
Rest Area
Rest Area Kilometer 6 arah Jakarta
Rest Area Kilometer 32 arah Jakarta
Rest Area Kilometer 42,5 arah Jakarta
Rest Area Kilometer 62 arah Jakarta
Rest Area Kilometer 71,3 arah Jakarta
Rest Area Kilometer 19 arah Cikampek
Rest Area Kilometer 39 arah Cikampek
Rest Area Kilometer 50,8 arah Cikampek
Rest Area Kilometer 57 Arah Cikampek.
***
