Ini Rekayasa Lalu Lintas di Glodok Selama 2 Tahun, Imbas Pembangunan Stasiun MRT

15 Januari 2022 7:52
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pelican crossing pengganti JPO selama pembangunan Stasiun MRT Glodok tahap 2.  Foto: Dok MRT Jakarta
zoom-in-whitePerbesar
Pelican crossing pengganti JPO selama pembangunan Stasiun MRT Glodok tahap 2. Foto: Dok MRT Jakarta
ADVERTISEMENT
PT MRT Jakarta bersama dengan Kepolisian dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta memastikan akan melakukan rekayasa lalu lintas pada kawasan Glodok, Jakarta Barat.
ADVERTISEMENT
Dilakukannya rekayasa lalu lintas ini, seiring dengan dimulainya pembangunan bawah tanah MRT pada kawasan Glodok dan Kota Tua, serta konstruksi terowongan untuk rel MRT.
"Hal ini perlu dilakukan sebagai bagian dari pekerjaan konstruksi Stasiun Glodok yang menjadi bagian dari paket kontrak CP 203 fase 2A MRT Jakarta," ujar Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta, Rendi Alhial dalam keterangan resminya.
Adapun rekayasa lalu lintas ini akan dimulai pada 15 Januari 2022 hingga 31 Mei 2024 atau akan berlangsung selama 2 tahun 4 bulan. Ini tentu waktu yang cukup lama untuk sebuah rekayasa lalu lintas.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sejumlah alat berat pembangunan MRT Jakarta fase 2A paket kontrak atau CP 203 Glodok-Kota terparkir di lokasi ditemukannya rel trem di Glodok, Jakarta, Sabtu (25/12/2021). Foto: Aditya Pradana Putra/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah alat berat pembangunan MRT Jakarta fase 2A paket kontrak atau CP 203 Glodok-Kota terparkir di lokasi ditemukannya rel trem di Glodok, Jakarta, Sabtu (25/12/2021). Foto: Aditya Pradana Putra/Antara Foto
"Terhitung sejak 15 Januari 2022 hingga 31 Mei 2024 mendatang, jalur jalan sepanjang Glodok hingga Kota akan dilakukan manajemen rekayasa lalu lintas," sambung Rendi.
ADVERTISEMENT
Berikut rekayasa lalu lintas tersebut.

Rekayasa lalu lintas Jalan Gajah Mada arah Kota Tua

  • Mulai dari depan Hotel Novotel hingga Citywalk akan dilakukan perubahan jumlah lajur jalan dari semula 3 lajur kendaraan reguler dan 1 lajur Transjakarta, diubah menjadi 2 lajur kendaraan reguler pada sisi kiri yang dipisahkan median jalan dan 1 lajur kendaraan reguler serta 1 lajur Transjakarta pada sisi kanan median jalan.
  • Sementara setelah melewati Citywalk, kondisi lajur lalu lintas akan dikembalikan seperti semula menjadi 3 lajur kendaraan reguler dan 1 lajur Transjakarta tanpa dipisahkan median jalan.
Pengalihan lalu lintas pembangunan Stasiun MRT Glodok tahap 2. Foto:  Dok. MRT Jakarta
zoom-in-whitePerbesar
Pengalihan lalu lintas pembangunan Stasiun MRT Glodok tahap 2. Foto: Dok. MRT Jakarta

Rekayasa lalu lintas Jalan Hayam Wuruk arah Glodok

  • Mulai dari depan LTC hingga Harco Glodok juga terjadi terjadi perubahan lajur jalan, dari yang semula 3 lajur kendaraan reguler dan 1 lajur Transjakarta diubah menjadi 3 lajur kendaraan reguler dan 1 lajur campuran untuk kendaraan reguler dan Transjakarta.
ADVERTISEMENT
Selama proses rekayasa lalu lintas, pihak MRT Jakarta bersama pihak lainnya memastikan akan memasang berbagai rambu lalu lintas, marka jalan, penerangan, dan petugas pada jam-jam macet.
"Kami berharap para pengguna jalan dan angkutan umum agar memperhatikan rambu-rambu serta mengikuti petunjuk petugas di lapangan," tutup Rendi.
***
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020