Jangan Norak, Ini Bahaya Mengeluarkan Anggota Tubuh Lewat Sunroof
·waktu baca 2 menit

Sunroof merupakan salah satu fitur penunjang mobil yang terbilang ngetren saat ini. Selain menambah pencahayaan dan kesan mewah pada kabin, udara segar bisa dinikmati saat melakukan perjalanan.
Namun, masih ada penggunanya yang belum paham bahwa sunroof tidak didesain untuk mengeluarkan anggota badan. Tak hanya di Indonesia, kebiasaan buruk ini pun terjadi di India di mana mobil anyar kekinian mulai jamak dilengkapi sunroof.
Selain orang dewasa, anak-anak pun ikut mengeluarkan anggota badan seperti kepalanya melalui sunroof ketika mobil dalam keadaan bergerak. Tak jarang, mereka pun berdiri di atas kursi untuk mengakses atap jendela tersebut.
Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI) Sony Susmana membeberkan, hal itu sangat berbahaya sebab anggota badan yang dikeluarkan berpotensi cedera.
“Mengeluarkan anggota badan dari sunroof sangat berbahaya sebab dapat terantuk (terbentur) dahan, pohon atau objek-objek yang tidak terduga yang ada di atas mobil,” ungkapnya saat dihubungi kumparan, Selasa (3/1).
Selain itu, anak-anak yang mengeluarkan anggota badannya melalui sunroof punya potensi terlempar bila pengemudi mengerem atau melakukan manuver mendadak karena kondisi lalu lintas.
“Sangat membahayakan sebab kalau sampai terlempar akan cedera berat bahkan menimbulkan kematian bila terjadi benturan yang keras. Kita kan enggak pernah tahu rintangan jalan di depan seperti apa,” jelasnya.
Aksi norak ini bisa mengganggu pengguna jalan lainnya. Sebab, fokus pengguna jalan akan tertuju pada orang yang mengeluarkan anggota badan dari sunroof tersebut.
“Kalau fokus ke satu orang yang mengeluarkan badan itu otomatis potensi kecelakaan menjadi besar. Ada potensi kehilangan kendali dan lain sebagainya,” ujarnya.
Ia pun meminta agar penghuni kabin untuk duduk dan memasang sabuk keselamatan ketika menggunakan sunroof. Keselamatan berkendara jadi yang utama.
“Bijaklah menggunakan sunroof atau peralatan yang di atas kepala. Jangan sampai membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.
