Kei Car Listrik BYD untuk Pasar Jepang Mulai Tes Jalan
·waktu baca 2 menit

Pabrikan otomotif jenama China, BYD sedang mempersiapkan penantang baru di segmen kendaraan mini alias kei car di pasar Jepang. Menariknya, prototipe kei car lansiran BYD tersebut sudah melakoni tes jalan.
Berdasarkan laporan Car News China, foto spy shoot yang beredar menunjukkan prototipe kei car BYD punya desain yang kompak. Terdapat pintu geser belakang hingga pilar ganda yang menjadi regulasi standar untuk kei car di Jepang.
“Mengembangkan mobil kei car yang tepat memerlukan pemikiran ulang yang menyeluruh terhadap arsitektur kendaraan,” ujar analis Li Ming.
“Langkah BYD menandakan komitmen yang mendalam terhadap pasar Jepang,” lanjutnya.
BYD berencana memproduksi kei car listrik di negara asalnya, lalu akan dikirim ke Negeri Sakura pada akhir 2026. Raksasa mobil listrik China ini juga menargetkan pangsa pasar kei car listriknya hingga 40 persen dalam beberapa tahun.
Sebelumnya, BYD juga sukses mengembangkan bisnisnya di Jepang dengan meluncurkan BYD Dolphin dan BYD Seal. Penjualannya berhasil tembus hingga 2.200 unit mobil hingga tahun 2024.
Dalam waktu dekat, pabrikan ini juga berencana memperluas jaringan dilernya di 100 lokasi di Jepang pada tahun ini.
Spesifikasi kei car BYD
Meski belum ada data spesifik mengenai kei car lansiran BYD, diperkirakan mobil ini bakal dibekali dengan baterai berkapasitas 20 kWh, dengan sistem HVAC pompa panas yang efisien. Sekali dicas diperkirakan bisa menempuh jarak hingga 180 km berdasarkan WLTC (Worldwide Harmonized Light-duty vehicles Test Cycle).
Dari sisi harga, perkiraannya adalah 2,5 juta yen atau sekitar Rp 280 jutaan. Nantinya mobil ini dipastikan bakal bersaing dengan pemimpin pasar kei car di Jepang yakni Nissan Sakura dan Mitsubishi eK X EV.
Kehadiran BYD di segmen kei car membuat persaingan di Jepang bakal semakin ketat. Pasalnya hingga saat ini hanya ada pabrikan lokal seperti Daihatsu, Honda, Suzuki dan kemitraan Nissan-Mitsubishi yang mendominasi segmen mobil mungil ini.
