Kenali 5 Tanda Ban Sepeda Motor Wajib Diganti

kumparanOTOverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi memasang ban motor. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi memasang ban motor. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Kondisi ban sepeda motor yang sudah tak layak pakai, sebaiknya langsung diganti dengan yang baru. Iya daripada terus dipaksa digunakan, ujung-ujungnya bisa berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Menurut Toni, salah satu mekanik Sumber Rizky Motor di Tangerang Selatan menuturkan, setidaknya ada lima tanda ban motor diganti dengan yang baru.

Tepian ban motor yang gasruk dengan spakbor depan Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO

1. Muncul benjolan

Ban walaupun kembangannya dirasa masih tebal, kemungkinan untuk benjol begitu besar. Ini umumnya timbul saat pemilik secara tidak sadar melibas lubang jalan.

"Bila peyang atau benjol dilihat biasa agak sulit, cek saja dengan diputernya ban, nah memutarnya itu selaras apa tidak sambil dipegang," ujarnya saat ditemui kumparan akhir pekan kemarin.

2. Motor berasa goyang ketika menikung

Ilustrasi ban motor saat musim hujan Foto: dok. Istimewa

Gejala kedua adalah motor terasa goyang saat melibas tikungan padahal medan jalan yang halus.

Ini berkaitan dengan benjolan ban, namun umumnya ketidakstabilan ini terjadi karena ban yang sudah botak. Apalagi sudah cukup berumur, kembangan ban sudah tidak lagi merata.

Sebenarnya tidak hanya menikung, goyang juga bisa dirasakan saat melewati jalan yang bumpy.

3. Muncul retakan

Pilihan ban motor untuk musim hujan. Foto: Bagas putra Riyadhana

Pernah mendapati ban terdapat retak padahal baru ganti? Maka jangan tunda untuk menggantinya lagi, sebab bila dibiarkan akan menimbulkan masalah serius.

Seperti kebocoran dengan lubang yang besar atau bocor halus dengan lubang yang cukup banyak, sehingga tidak dapat ditambal.

"Ban retak biasanya getas akibat suhu, atau pas menyimpan di gudang tidka beres. Atau bisa juga ban dipaksa dibuat donat, jadinya ketarik si karetnya kan," tambahnya.

4. Alur ban sejajar dengan indikator TWI

1. Indikator TWI 2. Wear Bar Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO

Untuk yang satu ini jadi patokan umum ban motor wajib diganti. Caranya adalah dengan memastikan alur ban sudah selevel dengan indikator yang disebut Thread Wear Indikator (TWI).

Caranya cukup mencari tanda segitiga pada dinding ban, kemudian teliti permukaan ban yang sejajar dengan tanda tadi, maka akan ada batas kembangan ban minimum.

Apabila masih samar atau sama sekali tidak terlihat, maka ban tidak layak lagi digunakan. Segera kunjungi bengkel atau toko ban motor terdekat.

5. Ban bawaan licin

Ilustrasi ban motor kempis. Foto: dok. Istimewa

Terakhir jika merasakan ban licin, umumnya dalam kondisi basah selalu spinning, maka tidak ada salahnya ganti dengan profil ban yang berbeda untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan.

"Terkait penggantian ban tidak ada umur pastinya, bisa setahun harus ganti, atau sebelum setahun juga ada. Karena itu kembali lagi, bagaimana cara berkendara dan kompon ban yang dipilih," imbuh Toni.

collection embed figure