kumparan
22 Februari 2019 20:18

Ketika Suzuki Thunder Bobrok Disulap Jadi Cafe Racer Tracker

Rombakan Suzuki Thunder 125 bobrok jadi Cafe Racer Tracker yang ciamik Foto: dok. Dimas Garage
Modifikasi motor dengan bahan Honda Tiger atau Yamaha Scorpio pasti sudah biasa. Umumnya karena kapasitas mesinnya yang besar, jadi banyak pemilik dan builder yang rajin merombaknya.
ADVERTISEMENT
Tapi jangan salah, ada Suzuki Thunder 125 yang tidak boleh terlewatkan untuk dijadikan bahan modifikasi. Meskipun cuma seperdelapan liter, mesinnya juga tak kalah buas dan rangkanya pun juga mudah disesuaikan.
Rombakan Suzuki Thunder 125 bobrok jadi Cafe Racer Tracker dengan ubahan tangki dan setang yang lebih lebar dan tinggi Foto: dok. Dimas Garage
Nah salah satu ubahan Suzuki Thunder yang bisa dijadikan referensi modifikasi datang dari Dimas Garage. Si penggawa rumah modifikasi, Dimas Rendra berhasil menyulapnya menjadi sebuah Cafe Racer dengan sentuhan Tracker.
"Jadi ini konsepnya Cafe Racer Tracker, biasanya Cafe Racer pakai setang jepit, nah biar pengendaranya enggak terlalu nunduk makanya pakai setang yang rada tinggi dan lebar seperti Tracker," ujar Dimas kepada kumparanOTO, Jumat (22/2).
Rombakan Suzuki Thunder 125 bobrok jadi Cafe Racer Tracker menggunakan setang flatbar Foto: dok. Dimas Garage
Pakai bahan bobrok
Dimas mengaku butuh waktu dua bulan buat memodifikasinya. Ini karena Suzuki Thunder 125 yang datang ke bengkelnya dalam keadaan rusak berat.
ADVERTISEMENT
"Jadi ini waktu datang kondisinya memprihatinkan, ban gembos, motor mati, rangka berkarat, keropos, banyak sarang laba-laba, jadinya butuh waktu lama buat benerin rangkanya dulu, kami ubah dari tengah, bawah sampai belakang," tambahnya lagi.
Rombakan Suzuki Thunder 125 bobrok jadi Cafe Racer Tracker yang ciamik Foto: dok. Dimas Garage
Selebihnya buat merombaknya punya tampilan Cafe Racer, Dimas copot segala perintilan bawaan motor digantikan dengan komponen custom seperti, tangki, hornet, jok, spakbor, cover aki, sampai knalpotnya.
Adapula tambahan komponen aftermarket biar punya tampilan yang ciamik seperti suspensi depan up side down, spion bar end, jok, lampu utama LED Daymaker, speedometer digital, sistem pengabutan lansiran Keihin, dan velg besutan Rossi.
Rombakan Suzuki Thunder 125 bobrok jadi Cafe Racer Tracker menggunakan suspensi belakang aftermarket dan knalpot kustom Foto: dok. Dimas Garage
Terakhir bicara harga, modifikasi Cafe Racer tersebut menelan biaya sekitar Rp 22 juta. Memang bukan paket murah yang ditawarkan, sebab ada banyak pemakaian komponen aftermarket yang bermerek sampai rombakan rangka yang sebelumnya sudah keropos.
ADVERTISEMENT
Tapi kalau kamu pecinta modifikasi sejati, soal harga pastinya nomor dua kan? Cocok enggak nih referensi dari Dimas Rendra ini? Sampaikan pendapatmu di kolom komentar ya!
Rombakan Suzuki Thunder 125 bobrok jadi Cafe Racer Tracker dengan ubahan tangki dan setang yang lebih lebar dan tinggi Foto: dok. Dimas Garage
Dimas Garage
Alamat: Pondok Cabe 5 Gang Kelapa, Jl. Kubis IV, Tangerang Selatan Telepon: 08111020392
Spesifikasi modifikasi Suzuki Thunder 125
Tangki: kustom galvanis Hornet: kustom galvanis Jok: MBtech Cover samping: kustom galvanis Spakbor depan: kustom galvanis Spakbor belakang: kustom galvanis Headlamp: Daymaker Speedometer: Aftermarket Stoplamp: Aftermarket model tabung Sein: Aftermarket model peluru Setang: Fatbar Handgrip gorilla Spion: Bar end by Gorilla Suspensi depan: DFT Shockbreaker belakang: Yoko Knalpot: Kustom stainless Exhaust wrapp: Gorilla Velg: Rossi XD 3.50 - 2.50 ring 17 Tromol: Scorpio original Jari-jari: DFT Ban: Swallow S212 4.50 - 4.00 Cakram depan: PSM Discbrake set belakang: Ride it Gearset: Willwood Karburator: PE 28 Keihin
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan