Melihat 'Bemo' Masa Depan Daihatsu dan Kei Car JDM di GIIAS 2026

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Stan Daihatsu di GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (29/7/2026). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Stan Daihatsu di GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (29/7/2026). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Ukuran kecil bukan berarti kemampuan terbatas, hal itu coba ditunjukkan Daihatsu lewat empat Kei Car yang dibawa ke pameran GIIAS 2026 di ICE BSD City, Tangerang.

Dari total 16 kendaraan yang dipamerkan, Daihatsu menampilkan empat mobil kompak dengan tema 'Small But Capable'. Ada tiga mobil konsep yang ikut melantai, yakni Midget X, K-Vision, dan K-Open, serta satu hibrida dari pasar Jepang, e-ATRAI.

Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Yasushi Kyoda mengatakan bahwa kehadiran kendaraan-kendaraan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan solusi mobilitas yang praktis dan efisien.

“Melalui semangat 'Small But Capable', Daihatsu ingin menghadirkan beragam solusi mobilitas melalui inovasi kendaraan kompak masa depan yang praktis, efisien, dan menyenangkan kepada masyarakat,” ujar Yasushi melalui rilis yang diterima kumparan.

Kendaraan konsep dari Daihatsu, Midget X, dipamerkan di GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (29/7). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Salah satu yang menarik perhatian adalah Midget X. Mobil konsep berwarna Sol Blue ini menjadi penerus dari Daihatsu Midget generasi pertama yang dulu dikenal masyarakat Indonesia sebagai 'Bemo' pada era 1960-an.

Berbeda dengan leluhurnya, Midget X hadir dengan teknologi lebih modern memakai sistem penggerak Battery Electric Vehicle (BEV). Mobil ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas perkotaan yang membutuhkan kendaraan kecil, lincah, dan praktis.

Dengan panjang 2.200 mm, lebar 1.295 mm, dan tinggi 1.680 mm, ukuran Midget X bahkan lebih kecil dibandingkan Kei Car pada umumnya.

Posisi pengemudi dibuat berada di bagian tengah depan, cukup untuk satu orang dewasa. Ada pula dua kursi penumpang di belakang yang disediakan untuk anak-anak, sebab ukurannya yang mini serta terdapat anak tangga untuk duduk di kursi tersebut.

Selain itu, Midget X juga memiliki desain pintu yang membuka ke arah depan. Fitur tersebut dibuat untuk mempermudah pengguna saat masuk dan keluar kendaraan.

Mobil konsep K-Vision di GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (29/7/2026). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Daihatsu turut memperkenalkan K-Vision yang membawa teknologi elektrifikasi melalui sistem e-SMART HYBRID. Teknologi tersebut serupa dengan yang digunakan pada Rocky Hybrid yang saat ini sudah dipasarkan di Tanah Air.

Berbeda dengan BEV, teknologi hibrida tersebut tidak membutuhkan pengisian daya eksternal. Tenaga listrik tetap menjadi sumber penggerak utama, sementara mesin berfungsi sebagai generator untuk memasok energi.

Selanjutnya, ada model K-Vision yang menawarkan kepraktisan melalui kabin yang luas dan pintu geser. Mobil konsep ini bahkan dapat digunakan sebagai sumber listrik untuk perangkat eksternal.

Mobil konsep K-Open Daihastu di GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (29/7). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Sementara itu, K-Open hadir bagi penggemar mobil dengan karakter sporty. Menggunakan basis Daihatsu Copen, mobil konsep berwarna Matador Red Pearl ini menawarkan sensasi berkendara khas mesin bensin.

K-Open mengusung konfigurasi FR (Front Engine, Rear-Wheel Drive) alias mesin depan dengan penggerak roda belakang. Mobil ini diklaim menawarkan pengalaman berkendara yang lincah lewat dimensi sepanjang 3.395 mm dan kapasitas dua penumpang.

Mobil konsep Midget X Daihatsu di GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (29/7/2026). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Tidak hanya mobil konsep, Daihatsu juga membawa e-ATRAI yang menjadi EV pertama mereka yang sudah dijual di Negeri Matahari Terbit. Kendaraan ini menyasar kebutuhan bisnis, khususnya pengiriman barang harian.

e-ATRAI menggunakan sistem e-SMART ELECTRIC dengan baterai lithium-ion berkapasitas 36,6 kWh. Daihatsu mengklaim kendaraan ini daya jelajah lebih dari 250 kilometer dalam sekali pengecasan.

Untuk pengisian cepat, e-ATRAI mendukung daya hingga 50 kW yang mampu mengisi baterai hingga 80 persen dalam waktu sekitar 50 menit. Mobil ini juga dilengkapi stop kontak AC 100 volt dengan daya hingga 1.500 watt untuk mendukung aktivitas pengguna.