Membandingkan Fitur Suzuki Fronx dan Daihatsu Rocky Hybrid, Pilih Mana?
·waktu baca 4 menit

Persaingan di segmen small SUV hybrid telah dimulai. Terlebih lagi usai Daihatsu meluncurkan kendaraan elektrifikasi pertamanya, Rocky Hybrid. Lebih dulu dari Daihatsu, Suzuki meluncurkan Fronx sebagai hybrid pertama di kelasnya.
Salah satu aspek sensitif di kelas ini adalah harga. Melihat banderol keduanya, Daihatsu Rocky Hybrid dekat dengan Suzuki Fronx GX. Rocky Hybrid yang terdiri dari satu varian dibanderol Rp 299,85 juta on the road (OTR) Jakarta. Sementara, Suzuki Fronx GX dijual Rp 293,9 juta OTR Jakarta.
Namun, ada berbagai aspek lain yang bisa menjadi pertimbangan selain harga. Berikut rangkumannya.
Eksterior
Membandingkan eksterior, kedua mobil ini memiliki karakter desain berbeda. Suzuki Fronx tampil lebih dinamis dengan garis bodi streamlined, salah satunya karena desain kaca belakang melandai. Nah, gaya tampilan seperti ini menjadi yang pertama di segmennya.
Sementara, Daihatsu Rocky Hybrid memberikan nuansa lebih mengotak. Secara keseluruhan pun nyaris identik dengan Rocky versi konvensional. Hanya ada perbedaan detail kecil seperti grill, pelek, dan penyematan emblem hybrid pada eksterior.
Menyoal dimensi, panjang kedua mobil ini sama persis, yaitu di angka 3.995 mm. Namun, Daihatsu Rocky Hybrid lebih lebar dengan 1.695 mm dan tinggi 1.620 mm. Figur lebar dan tinggi tersebut yang membuat Rocky terlihat boxy.
Sementara itu, Suzuki Fronx memiliki lebar 1.765 mm serta tinggi 1.550 mm. Rasio ini memberikan kesan pipih apabila memandang Fronx dari depan atau belakang.
Interior
Masuk ke interior Daihatsu Rocky Hybrid lagi-lagi menyuguhkan suasana serupa dengan versi mesin konvensional. Perbedaannya terletak pada layar head unit 10 inci dengan tampilan baru yang mendukung konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto.
Kemudian, pengaturan AC mengadopsi sistem climate control, lengkap dengan arah semburan. Masih di dashboard, panel instrumen 7 inci Multi-Information Display (MID) yang bisa menampilkan ragam informasi. Layout tampilannya pun bisa diubah sesuai preferensi pengemudi.
Masih di dalam kabin, Daihatsu Rocky Hybrid sudah ditanamkan fitur Electronic Parking Brake (EPB) lengkap dengan Auto Hold. Sehingga, semakin praktis untuk berkendara di lalu lintas stop and go.
Material yang digunakan di dalam Rocky terbilang standar. Seluruh jok masih dibalut kain dengan corak khasnya, sementara dashboard dan door trim menggunakan full plastik keras.
Interior Suzuki Fronx menawarkan tampilan lebih kompleks. Utamanya berasal dari desain dashboard bertumpuk, lengkap dengan kombinasi aksen dan warna.
Sementara, interior Rocky Hybrid didominasi warna hitam, Fronx Hybrid menawarkan kombinasi hitam dan maroon, sehingga terkesan lebih premium.
Lebih lanjut, Suzuki Fronx Hybrid menyediakan fasilitas wireless smartphone charger untuk mengisi daya baterai gawai. Tapi tidak seperti Rocky, ia belum dibekali EPB, apalagi Auto Hold.
Oh iya, layar head unit Suzuki Fronx Hybrid lebih kecil, yakni 9 inci. Kendati demikian, ia telah dibekali konektivitas Android Auto dan Apple CarPlay secara nirkabel.
Table Embed
Menampilkan 10 data dari 9 data
Daihatsu Rocky Hybrid | Suzuki Fronx GX Hybrid | |
|---|---|---|
Head unit | 10 inci | 9 inci |
Apple CarPlay & Android Auto | Koneksi kabel | Koneksi nirkabel (wireless) |
Rem parkir | Electronic Parking Brake (EPB) + Auto Hold | Manual |
Start stop engine button | Tersedia | Tersedia |
Keyless entry | Tersedia | Tersedia |
Digital climate control AC | Tersedia | Tersedia |
Steering switch control | Tersedia | Tersedia |
Material kursi | Fabric | Fabric |
ISOFIX | Tersedia | Tersedia |
Fitur Keselamatan
Bicara kelengkapan keselamatan, keduanya telah mengantongi airbag di enam titik, meliputi pengemudi, penumpang depan, hingga tirai di sepanjang kanan dan kiri.
Lebih canggih dari itu, kedua small SUV ini telah ditanamkan fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS).Terdapat fungsi ADAS di Daihatsu Rocky Hybrid, meliputi Lane Departure Warning, Lane Departure Prevention Control. Front Departure Alert, Auto High Beam, Front Collision Warning, dan Pedal Misoperation Control.
Sementara, Suzuki Fronx GX Hybrid belum dibekali kelengkapan ADAS. Fitur keselamatannya meliputi Hill Start Assist (HSA) dan Electronic Stability Program (ESP).
Table Embed
Menampilkan 10 data dari 9 data
Daihatsu Rocky Hybrid | Suzuki Fronx GX Hybrid | |
|---|---|---|
Collision warning & avoidance assist brake | Tersedia | Tidak tersedia |
Pedal misoperation control | Tersedia | Tidak tersedia |
Front departure alert | Tersedia | Tidak tersedia |
Lane & roadside departure warning | Tersedia | Tidak tersedia |
Lane departure prevention control | Tersedia | Tidak tersedia |
Stagger alarm | Tersedia | Tidak tersedia |
Auto lamp | Tersedia | Tersedia |
Hill start assist | Tersedia | Tersedia |
Blind spot monitor | Tersedia | Tidak tersedia |
Jantung Pacu
Sistem hibrida Suzuki Fronx merupakan kombinasi antara mesin berkode K15C berkapasitas 1.500 cc bertenaga 100 dk dan torsi puncak 135 Nm, dengan Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai Lithium-ion. Mesin tersebut terhubung dengan transmisi otomatis 6-percepatan.
Suzuki menamai teknologi hybrid ringannya dengan Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Mudahnya, ia biasa disebut sebagai mild hybrid. Sebelum Fronx, SHVS sudah lebih dulu ditanamkan pada Suzuki Ertiga, XL7, dan Grand Vitara.
Adapun motor penggerak yang digunakan Daihatsu Rocky Hybrid memiliki tenaga mencapai 104,5 dk dan torsi 170 Nm. Dipadukan dengan mesin bensin 1.200 cc 3-silinder berkode WA-VEX bertenaga 80 dk dan torsi 105 Nm.
Menganut sistem hybrid-seri, unit mesin tersebut berperan sebagai generator untuk mengisi baterai Lithium-ion berkapasitas 0,74 kWh yang terletak di bawah bangku baris kedua.
Daihatsu Rocky juga disematkan fitur S-PDL yang memungkinkan pengemudi untuk berkendara hanya dengan pedal akselerator saja. Selain memberikan pengalaman berkendara ala mobil listrik murni, fitur ini juga berguna untuk memaksimalkan penyerapan energi listrik saat proses deselerasi.
