Modal Rp 18 Juta, Sulap Motor Kesayangan Ala Motor British Royal Enfield

kumparanOTOverified-green

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
 Yamaha Scorpio kustom Royal Enfield. Foto: dok. GDZH Custom Cycle
zoom-in-whitePerbesar
Yamaha Scorpio kustom Royal Enfield. Foto: dok. GDZH Custom Cycle

Melakukan kustomisasi pada sepeda motor memang jadi tren belakangan ini. Apalagi ubahannya terbilang ekstrem hingga mirip dengan merek motor lain. Seperti contohnya Yamaha Scorpio lansiran 2007 ini yang disulap mirip motor British Royal Enfield Classic 500.

Builder di balik motor ini adalah Dana Prasetyo dari GDZH Custom Cycles, Jombang, Jawa Timur. Kepada kumparan dirinya mengatakan mengubah bentuk dan wujud motor Jepang ke British punya tantangan tersendiri.

"Sebenarnya saya nerusin dari bengkel lain, kondisinya sudah dikustom tapi belum selesai. Pemiliknya suruh saya terusin, tapi bisa dibilang saya revisi lagi sampai 80 persen," kata Gondes sapaan karibnya saat dihubungi, Jumat (1/5).

Tampilan belakang Yamaha Scorpio kustom Royal Enfield. Foto: dok. GDZH Custom Cycle

Nah biar makin mirip dengan Royal Enfield Classic 500, Gondes perlu melakukan kustomisasi ulang di bagian rangka tengah sampai belakang. Sebab, menurunnya Royal Enfield punya ciri kuat di bagian itu.

"Rangka bagian tengah sampai belakang saya bikin ulang lagi. Dia (Royal Enfield) punya ciri khas melengkung di bagian itu untuk dudukan suspensi. Kalau mau kuatin kesan Royal Enfield-nya memang harus diubah sedikit rangkanya," ungkapnya.

Tampilan samping Yamaha Scorpio kustom Royal Enfield. Foto: dok. GDZH Custom Cycle

Selain rangka yang dipangkas, beberapa aksesori penguat motor british juga coba diaplikasikan pada Scorpio ini. Sebut saja seperti jok klasik, suspensi belakang, dan cover aki samping.

"Kita miripin juga dibagian cat, Classic 500 kuat di identitas warnanya. Jadi saya cat warna coklat klasik gitu. Paling makan waktu di bagian belakang, karena single seat beda sama motor Jepang," katanya.

Pemilihan bahan bodi juga tak main-main. Di sini Gondes menggunakan plat galvanis dengan ketebalan 1,4 mm. Dengan komposisi seperti itu selain mudah dibentuk, kesan kekarnya juga muncul.

Lama pengerjaan

Yamaha Scorpio kustom Royal Enfield. Foto: dok. GDZH Custom Cycle

Menyoal lama pengerjaan, untuk satu motor batangan merek Jepang ia butuh waktu menggarap sampai tiga bulan.

"Kalau ngomongin kisaran harga, start from Rp 18 jutaan, sudah all-in seperti itu," katanya.

Detail part modifikasi dan kustom

Sasis: custom sub frame

  • Mesin : Yamaha Scorpio 225 (2007)

  • Velg depan: 250-18 V-Rossi

  • Velg belakang: 350-17 V-Rossi

  • Suspensi depan: Kaisar

  • Shock belakang: aftermarket

  • Knalpot: replika BSA

  • Body work: custom hand made plat galvanis 1.4 mm

  • Body painting: paint by GDZH Custom Sycle

  • Jok: kustom

  • Footstep: Honda Megapro

  • Setang: kustom model camar

  • Lampu depan: kustom

  • Lampu belakang: kustom

  • Tromol depan: Yamaha Scorpio

  • Tromol belakang: Yamaha Scorpio

  • Kaliper depan: Honda BeAT (kiri)

  • Master cylinder: Honda BeAT

  • Speedometer: Gorilla

***

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.

collection embed figure