Motor Yamaha Buatan Indonesia Paling Banyak Diekspor, Honda Kedua

kumparanOTOverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
com-Yamaha NMAX (Foto: Yamaha Indonesia)
zoom-in-whitePerbesar
com-Yamaha NMAX (Foto: Yamaha Indonesia)

Pengiriman ekspor sepeda motor yang diproduksi di dalam negeri, oleh lima merek, Yamaha, Honda, Suzuki, TVS dan Kawasaki tumbuh 46,3 persen. Tren pertumbuhan ini belum berhenti sejak 2015 lalu.

Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) mengungkapkan data ekspor sepanjang 2018 mencapai angka 630.621 unit. Sementara pada 2017 lalu, total distribusi ke pasar global di angka 431.187 unit saja.

Kepada kumparanOTO, Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, mengatakan sasaran ekspor sepeda motor di antaranya ke negara ASEAN, Jepang, Asia Barat. Lalu ada juga negara yang berada di wilayah Eropa Barat dan Amerika Latin.

Distribusi domestiik dan ekspor motor sepanjang 2014-2018. (Foto: AISI)
zoom-in-whitePerbesar
Distribusi domestiik dan ekspor motor sepanjang 2014-2018. (Foto: AISI)

Pertumbuhan pengiriman ke luar negeri ini, berbanding lurus dengan besaran kontribusi ekspor pada total distribusi, yang angkanya meningkat menjadi 9,2 persen, atau naik dari 2017 lalu yang hanya 7,3 persen.

AISI memang tak menetapkan target khusus terhadap ekspor kendaraan bermotor roda dua. Namun dirinya berharap terus ada kenaikan setiap tahun, dan hingga akhirnya memberikan sumbangsih positif sampai dua digit.

Menurut Assistant General Manager Marketing Strategy, Planning & Promotion, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Yordan Satriadi, ekspor menjadi salah satu cara mengatasi kejenuhan pasar motor nasional yang populasinya sudah lebih dari 100 juta unit.

Ekspor sepeda motor sepanjang 2017-2018. (Foto: AISI)
zoom-in-whitePerbesar
Ekspor sepeda motor sepanjang 2017-2018. (Foto: AISI)

“Bila kita mau bicara pertumbuhan ya ekspor, seperti India, China. Mereka memasarkan produk di pasar lokalnya sedikit. Produksi mereka bisa 10 juta init, tapi buat pasar lokal paling hanya 2 juta unit saja,” tutur Yordan saat berkunjung ke kantor kumparan beberapa waktu lalu.

Yamaha Juaranya

Adapun, eksportir terbesar masih digenggam oleh Yamaha dengan total perolehan 341.240 unit. Merek berlambang garpu tala ini berkontribusi 54,1 persen. Dibandingkan tahun sebelumnya, pencapaian Yamaha ini naik 37 persen.

Tak hanya Yamaha, merek-merek sepeda motor lainnya yang berada di bawah payung AISI juga mengalami pertumbuhan. Seperti Honda naik 52,7 persen (181.742 unit), Suzuki growth positif 105,7 persen (52.629 unit), Kawasaki tumbuh 295,3 persen (18.727 unit), dan TVS 10,6 persen (36.283 unit)