kumparan
Otomotif26 Juni 2019 15:00

Nissan Terra Belum Mampu Geser Pajero dan Fortuner

Konten Redaksi kumparan
Nissan Terra
SUV Nissan Terra yang sedang melakoni uji off-road Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
Nissan Terra agaknya sulit beradaptasi di pasar. Bahkan, Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia (NMI), Isao Sekiguchi mengamini tantangan besar pasca meluncurkan Terra, terlebih sebagai pendatang baru.
ADVERTISEMENT
Hal tersebut tak lain tidak bukan karena pengaruh brand. SUV ladder frame di Tanah Air sudah cukup familiar lewat model Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport. Bisa dibilang dua model itu lah yang kini menguasai pasar.
Nissan Terra
Nissan Terra Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
"Saya pikir orang-orang belum memahami apa itu Terra, jadi saat kami mengatakan ini mirip Fortuner dan Pajero Sport barulah konsumen menyadari Terra satu segmen dengan mobil tersebut," ungkapnya di sela-sela media test drive Nissan Livina di Semarang, Selasa (25/6).
Ketika disinggung mengenai angka pemesanan dan penjualannya, Sekiguchi pun enggan membeberkannya. Ketika diwawancara, dirinya seakan malu-malu mengungkapkan detilnya.
Bila mengacu data distribusi dari pabrik ke diler Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang Januari hingga April, baru 330 unit Nissan Terra yang telah dikirimkan.
Nissan Terra
SUV Nissan Terra yang sedang melakoni uji off-road Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
"Sudah enam bulan sejak kami menjualnya, Terra sudah dipajang hampir 12 bulan lalu dalam pameran GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show), tapi sayangnya kami baru bisa melakukan penjualan mulai Desember, jadi kami masih punya banyak pekerjaan rumah untuk menggapai konsumen," tambahnya lagi.
ADVERTISEMENT
Meskipun tak menyebut angka, pabrikan yang digawanginya optimistis bisa menjual lebih banyak dari angka yang dilampirkan pada laporan bulanan wholesales Gaikindo.
Nissan Terra
SUV Nissan Terra yang sedang melakoni uji off-road Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
Salah satu caranya adalah dengan menggaet konsumen fleet di luar pulau Jawa. Apalagi ada varian Terra yang ditawarkan dengan versi 4x4, tentunya akan cocok melahap medan jalan yang tidak sepenuhnya aspal.
"Konsumen jenis ini umumnya terdapat di Kalimantan dan menggunakannya untuk bisnis minyak, gas, pertambangan dan kebutuhan lainnya," tambah Sekiguchi.
Nissan Terra, GIIAS 2018, Otomotif
Kendaraan Nissan Terra di pameran GIIAS 2018 di ICE, BSD, Tangerang, Jumat (3/8). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Bukan rencana belaka, bos Nissan Indonesia itu bahkan sudah menyiapkan divisi baru yang menaungi penjualan secara borongan.
"Kami sudah membuat Nissan-Datsun Business Center yang fokus pada bisnis fleet. Semua itu sesuatu yang tidak pernah kami miliki di masa lalu dan sekarang kami bentuk untuk melihat lebih dalam peluangnya, tentu menjadi strategi untuk Nissan Terra," tuntas Sekiguchi.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan