Pasar Otomotif RI Lesu, BYD Tetap Pede Atto 1 Bisa Moncer

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
BYD Atto 1 di GJAW 2025. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
BYD Atto 1 di GJAW 2025. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan mengungkap bahwa mobil listrik BYD Atto 1 akan tetap mencatatkan angka penjualan positif, meski pasar otomotif nasional tengah lesu.

”Sampai hari ini saya melihat secara progress peningkatan penjualan relatif sama. Saya yakin masih sampai akhir tahun fenomena demand dari Atto 1 itu masih sama,” buka Luther di Tangerang beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) BYD Atto 1 mencapai 9.396 unit pada periode Oktober 2025.

Media Test Drive BYD Atto 1 dengan rute Semarang-Solo-Yogyakarta, Rabu (13/8/2025). Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Torehan tersebut setara dengan 88,7 persen dari total penjualan wholesales BYD secara nasional di bulan ke-10 2025 di angka 10.593 unit. Perolehan itu juga menyalip penjualan keseluruhan segmen Low Cost Green Car (LCGC) di periode serupa sebanyak 8.505 unit.

Rupanya, Atto 1 bukan hanya dominan di kawasan perkotaan saja. Luther mengatakan, saat ini city car electric vehicle (EV) itu mulai dilirik di berbagai daerah, lantaran kebutuhan bensin yang terus meningkat.

”Ternyata Atto 1 ini juga sangat digemari di daerah. Saya lihat sendiri di daerah orang antre bensin cukup panjang. Ternyata Atto 1 ini salah satu yang bisa menjawab kebutuhan di daerah,” ucapnya.

”Kenapa? Karena alternatif. Secara harga juga konsumen lebih confidence, dengan range 300 kilometer di daerah ternyata cukup untuk perkotaan” sambungnya.

Media Test Drive BYD Atto 1 Semarang-Solo-Yogyakarta, Rabu (13/8/2025). Foto: dok. BYD Motor Indonesia

Bukan hanya itu, karakteristik konsumen Indonesia akan lebih percaya terhadap suatu mobil ketika mulai banyak terlihat di jalan. Alhasil, rasa penasaran konsumen disalurkan ke test drive, kemudian memutuskan membeli atau tidak.

“Ketika sudah banyak di jalanan, masyarakat baru lebih percaya. Belakangan diler-diler mengatakan lebih banyak (pesanan). Karena sudah lihat ada (di jalan), mungkin penasaran merasakan langsung, jadi ke diler,” kata Luther.

Sekilas BYD Atto 1

Test drive BYD Atto 1 rute Semarang-Solo-Yogya pada Rabu (13/8/2025). Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

BYD Atto 1 menjadi produk terbaru dari BYD yang menggemparkan publik. Utamanya berkat harga dan tampilan menggebrak pasar. Atto 1 dipasarkan dalam dua tipe, yakni Dynamic seharga Rp 199 juta dan Superior di angka Rp 235 juta on the road (OTR) Jakarta.

Secara tampilan, ia tampak premium untuk banderol yang ditawarkan. Bagian depan terkesan agresif dengan gaya condong ke arah sporty.

Dimensinya pun kompak, BYD Atto 1 punya panjang total 3.925 mm, lebar 1.720 mm, tinggi 1.590 mm, dan jarak sumbu roda 2.500 mm. Sehingga, mobil ini terbilang cocok untuk mengarungi kepadatan perkotaan.

Menyoal daya tampung energi, tipe Dynamic dibekali baterai LFP 30,08 kWh dengan daya tempuh 300 kilometer. Sementara, versi Premium mengemas 38,88 kWh yang memiliki jarak tempuh 380 kilometer dalam sekali pengecasan penuh.

Mobil listrik BYD ATTO 1 resmi meluncur di Indonesia, harga mulai Rp 195 juta, Rabu (23/7/2025). Foto: Sena Pratama/kumparan

Energi listrik dari baterai dialirkan ke motor penggerak di poros roda depan berkekuatan 73,7 dk dan torsi 135 Nm.

Adapun sejumlah fitur keselamatan yang tidak dimiliki mobil lain di kelas harganya. Mulai dari 6-airbag, cruise control, Electronic Stability Control (ESC), Traction Control System (TCS), Electric Parking Brake (EPB), Tire Pressure Monitoring System (TPMS), hingga Hill-Start Assist (HSA).

Kemudian, penumpang turut dimanjakan dengan pengaturan kursi pengemudi elektrik, panel instrumen 7-inci, head unit 10,1 inci dilengkapi Android Auto dan Apple CarPlay, serta wireless smartphone charger.