Pemula, Pahami Kesalahan Saat Belajar Mobil Manual

kumparanOTOverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi oper gigi mobil manual. Foto: Muhammad Ikbal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi oper gigi mobil manual. Foto: Muhammad Ikbal/kumparan

Wajar, bila pengemudi pemula masih kerap melakukan kesalahan saat mengendarai mobil manual. Namun jangan sampai berlarut-larut, dan perlu sadar akan teknik yang benar.

Pasalnya, salah kaprah mengemudikan mobil manual bisa berefek negatif, seperti kerusakan pada komponen-komponen tertentu.

Banyak pengendara mobil manual yang salah persepsi dengan tindakan-tindakan yang dianggapnya benar, padahal itu salah dan harus dihindari,"ujar penggawa bengkel AGS Matic, Agus Mustafa, kepada kumparan beberapa waktu lalu.

Nah berikut 5 kesalahan yang sering dilakukan oleh pengemudi pemula saat mengendarai mobil manual.

1. Menghidupkan mesin tanpa memperhatikan posisi tuas transmisi

Ilustrasi menyalakan mesin mobil. Foto: Shutter Stock

Kesalahan ini umumnya sering dilakukan para pengemudi pemula saat mereka terburu-buru. Tanpa memastikan posisi tuas transmisi di posisi netral, mereka langsung menyalakan mesin mobil.

"Alih-alih depannya kosong sih tidak apa, tapi coba bayangkan kalau di depannya ada mobil lain atau orang yang lewat, itu bahaya sekali," ucap Agus.

2. Kaki kiri selalu berada di pedal kopling

Ilustrasi kaki istirahat pada pedal kopling mobil manual. Foto: Muhammad Ikbal/kumparan

Takut mengalami mesin mati, membuat para pengemudi pemula memiliki kebiasaan meletakkan kaki kirinya pada pedal kopling. Hal tersebut tentu tidak direkomendasikan, sebab bisa membuat kopling menjadi cepat aus apabila kaki sering tidak sengaja menginjak sedikit pedal kopling tersebut.

"Kalau kayak gitu kan namanya setengah kopling, lama-kelamaan bisa mengakibatkan slip dan membuat kopling lebih cepat aus,"tutur Agus.

3. Melakukan perpindahan gigi tidak sesuai dengan putaran mesin

Ilustrasi tuas transmisi mobil manual. Foto: Muhammad Ikbal/kumparan

Kesalahan lain yang sering dilakukan pengemudi pemula pada mobil manual adalah mengoper gigi tanpa menyesuaikan putaran mesin. Agus mengatakan, tidak jarang saat putaran mesin masih terlalu rendah, para pengemudi pemula itu sudah melakukan perpindahan gigi.

Sebaliknya, saat putaran mesin sudah tinggi dan suara mesin sudah meraung, mereka justru belum melakukan perpindahan gigi. Cara ini jelas tidak dibenarkan, sebab berpotensi membuat mesin menjadi jebol.

4. Meletakkan tangan pada tuas transmisi

Ilustrasi tangan istirahat pada tuas transmisi manual. Foto: Muhammad Ikbal/kumparan

Kebiasaan lain yang sering dilakukan pengemudi pemula, yaitu terus meletakkan tangannya pada tuas transmisi saat mobil sedang melaju.

Kondisi itu tentu berbahaya, sebab akan menyulitkan pengemudi manakala mengalami insiden dan membutuhkan refleks cepat pada setir. Selain itu, dengan terus meletakkan tangan pada tuas transmisi, dikhawatirkan akan membuat tuas tidak sengaja tergeser.

kumparan post embed

5. Menginjak pedal kopling dengan posisi gigi 1 saat di lampu merah

Ilustrasi kaki menginjak pedal kopling pada mobil manual. Foto: Muhammad Ikbal/kumparan

Ini juga menjadi salah satu kesalahan yang sering dilakukan para pengemudi mobil manual. Khawatir mati saat pertama melaju di lampu merah, tidak jarang para pengemudi pemula itu memasukkan gigi ke posisi 1 dan terus menginjak pedal kopling.

Cara tersebut tentu juga berbahaya, karena bisa menyebabkan engine stall apabila tidak sengaja kaki kiri terlepas dari kopling. Selain itu, bila cara tersebut terus dilakukan, tentu saja membuat kopling menjadi cepat slip dan aus.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.

collection embed figure