Penjualan Mobil Elektrifikasi Naik Signifikan

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Toyota Corolla Cross Hybrid di GIIAS 2021. Foto: Muhammad Ikbal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Toyota Corolla Cross Hybrid di GIIAS 2021. Foto: Muhammad Ikbal/kumparan

Tren mobil elektrifikasi semakin meningkat di Indonesia. Ini terlihat dari hasil wholesales beberapa mobil elektrifikasi, seperti hybrid, plug-in hybrid, hingga listrik murni dalam 3 tahun terakhir.

Pada tahun 2019, popularitas mobil hybrid mulai naik, ini terlihat dari wholesales Toyota C-HR hybrid yang laku sebanyak 320 unit sepanjang tahun 2019. Pada tahun yang sama, banyak mobil hybrid yang meluncur.

Secara total, tahun 2019 berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 811 unit mobil elektrifikasi, dengan Toyota C-HR, Toyota Camry, dan Toyota Crown sebagai 3 teratas.

Berlanjut di tahun 2020 terdapat kenaikan penjualan sebesar 62,8 persen atau secara total terdapat 1.321 unit mobil elektrifikasi yang terjual.

Pada tahun tersebut menandakan kelahiran beragam mobil elektrifikasi, baik itu hybrid maupun listrik murni. Salah satunya seperti Toyota Corolla Cross yang mendominasi penjualan hybrid sebanyak 652 unit.

Sementara itu, di segmen listrik murni baru mulai bangkit dengan kehadiran Hyundai Ioniq EV yang mencatat 81 unit, kemudian Kona EV mencatat 38 unit, dan BMW i3s yang hanya mencatat 2 unit.

Track day dengan mobil listrik Hyundai Ioniq dan Kona Electric. Foto: dok Hyundai

Tren kepemilikan mobil elektrifikasi melonjak naik pada tahun 2021 kemarin. Ya, mengalami kenaikan sebesar 141 persen atau laku 3.192 unit, baik itu hybrid, plug-in hybrid, maupun listrik murni.

Menariknya, Toyota Corolla Cross masih menjadi jawara di segmen hybrid dengan mencatatkan angka yang memuaskan, 1.304 unit. Sementara di segmen listrik murni kini dipegang oleh Hyundai Kona EV.

Berikut ini rangkuman lengkap penjualan mobil elektrifikasi di Indonesia dalam 3 tahun terakhir.

Tahun 2019

  1. Toyota C-HR Hybrid - 320 unit

  2. Toyota Camry Hybrid - 223 unit

  3. Toyota Crown Hybrid - 102 unit

  4. Toyota Corolla Altis Hybrid - 38 unit

  5. Lexus ES 300h - 99 unit

  6. Mitsubishi Outlander PHEV - 20 unit

  7. BMW i8 - 4 unit

  8. Lexus UX 250h - 3 unit

  9. Toyota Alphard Hybrid - 2 unit.

Total - 811 unit

Tahun 2020

  1. Toyota Corolla Cross Hybrid - 652 unit

  2. Nissan Kicks e-Power - 153 unit

  3. Toyota Camry Hybrid - 130 unit

  4. Toyota C-HR Hybrid - 126 unit

  5. Lexus ES 300h - 87 unit

  6. Hyundai Ioniq EV - 81 unit

  7. Toyota Altis Hybrid - 41 unit

  8. Hyundai Kona EV - 38 unit

  9. Mitsubishi Outlander PHEV - 6 unit

  10. BMW i3 - 5 unit

  11. BMW i8 - 1 unit

  12. Lexus UX 300e - 1 unit.

Total - 1.321 unit

Tahun 2021

  1. Toyota Corolla Cross Hybrid - 1.304 unit

  2. Nissan Kicks e-Power - 592 unit

  3. Hyundai Kona EV - 360 unit

  4. Toyota Camry Hybrid - 279 unit

  5. Hyundai Ioniq EV - 228 unit

  6. Toyota C-HR Hybrid - 157 unit

  7. Toyota Corolla Altis Hybrid - 94 unit

  8. Nissan Leaf - 42 unit

  9. Lexus ES 300h - 41 unit

  10. Mitsubishi Outlander PHEV - 35 unit

  11. Lexus UX 300e - 26 unit

  12. Toyota Coms EV - 20 unit

  13. Toyota C+Pod EV - 7 unit

  14. Lexus ES 300h Ultra Luxury - 3 unit

  15. BMW i3 - 2 unit

  16. DFSK Gelora E - 2 unit.

Total - 3.192 unit.

Adapun, sepanjang tahun 2019 hingga tahun 2021, tercatat sebanyak 5.324 unit mobil elektrifikasi yang berhasil terdistribusi.

Tren mulai berubah?

Toyota Corolla Cross. Foto: dok. Muhammad Ikbal/kumparan

Melihat capaian yang semakin naik setiap tahunnya, ini menunjukkan popularitas mobil elektrifikasi semakin naik dan masyarakat mulai menunjukkan minatnya pada segmen mobil ramah lingkungan.

Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy melihat permintaan konsumen semakin mengarah ke hybrid. Ini juga sejalan dengan fokus Toyota terhadap kendaraan hybrid.

“Sekarang kita fokus ke hybrid, karena memang permintaan konsumen ke arah sana,” ucapnya kepada kumparan beberapa waktu lalu.

Anton menyebutkan, alasan konsumen mulai beralih lantaran keiritan dan kenyamanan yang ditawarkan oleh mobil hybrid.

Sementara itu, sebuah survei yang dilakukan oleh Populix menunjukkan sepertiga dari 1.002 responden berencana membeli kendaraan ramah lingkungan dalam lima tahun ke depan.